Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno meluncurkan program OK OCE Global Office di Kinanti Building, kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Rabu (14/2/2018). Dia terharu OK OCE hadir di kawasan elit.
"Ini betul-betul menunjukkan bahwa OK OCE sudah menjadi sebuah gerakan dan bukan hanya ada di level kecamatan. Tapi juga sudah ada di level bisnis tertinggi di Indonesia, di kawasan elit Epicentrum," ujar Sandiaga.
Sandiaga menuturkan adanya OK OCE Global Office dapat menciptakan gerakan pembukaan lapangan kerja dan serta mendorong Usaha Kecil Mikro Menengah.
"Dan ini saya yakin dari inisiatif ini akan terbuka ribuan peluang kerja baru karena ini adalah menciptakan ekosistem inkubasi. Tadi dari OK OCE Global Office menyatakan bahwa ada co-working space. Ada tempat terbuka," kata dia.
Klaim Sandiaga, OK OCE Global Office memiliki beberapa keunggulan. Pertama, yakni tempat tersebut dapat dijadikan tempat bertemu dan berjejaring.
"Kedua, show up. Ini tempatnya bagus nih. Besar seperti ini. Kita bisa menjadi etalase. Produk-produk yang bagus, kita etalasekan di sini, kita peesentasikan. Show up. Ketiga, Gear up. Untuk menyiapkan (Permodalan). Jadi OK OCE Global Office ini akan menjadi pusat informasi dan pembelajaran," ucap Sandiaga.
Sandiaga berharap OK OCE Global Office dapat mendorong pelibatan usaha-usaha dan pedagang kecil.
"Bagaimana OK OCE Global Office bisa juga mengakselerasi usaha dan pedagang kecil mandiri, usaha-usaha rintisan, usaha start up menjadi bisa maju, menjadi energi baru kita dan memastikan bahwa OK OCE ini menjadi solusi bagi warga Jakarta untuk menjadi sebuah usaha yang membuka lapangan kerja bagi jutaan warga Jakarta," tandasnya.
Untuk diketahui OK OCE Global Office memiliki fasilitas pendukung antara lain ruang rapat, fasilitas pelatihan wirausaha, coworking space, dan ruang seminar. Kemudian ada juga Food Court OK OCE.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan
-
Soal Penembakan Pesawat di Boven Digoel, DPR Tegur Pemerintah: Tutup Bandara Jika Tidak Aman
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras
-
IPK Indonesia Turun ke 34, KPK: Alarm Keras Perbaikan Pemberantasan Korupsi
-
Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump
-
Jaksa Skak Mat Klaim Nadiem: LKPP Nyatakan Harga Laptop Cenderung Tinggi Tidak Terkontrol
-
PKL di Pecinan Glodok Kabur Berhamburan Didatangi Satpol-PP, 85 Motor di Trotoar Kena Cabut Pentil
-
Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana