Suara.com - Kasihan betul nasib Rosidi, seorang pedangan mie ayam dan nasi goreng di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Dia diduga jadi korban pembunuhan sadis di tempatnya berjualan pada Jumat (23/2/2018).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono melalui keterangan persnya, Minggu (25/2/2018), menjelaskan kronologis penemuan mayat Rosidi. Pada Jumat siang waktu itu seorang saksi Zaenal melihat keponakan korban, Diran, masuk ke dalam kios.
"Namun hanya sekitar 5 menit saja di dalam kios, Diran sudah keluar dengan berjalan kaki," kata Argo.
Siang harinya, Diran kembali ke kios tersebut bersama adiknya, Amir. Keduanya kemudian keluar kios dengan mengendarai sepeda motor milik korban.
Melihat gelagat dua orang itu, Zainal pun menaruh curiga. Terlebih, hingga sekitar pukul 5 sore , korban tak juga keluar.
"Bersama tiga orang saksi lainnya, akhirnya saudara Zainal mendobrak roolingdoor yang dalam keadaan terkunci," ujar Argo.
Zaenal, lanjut Argo mengaku melihat gorden kamar dalam keadaan tertutup. Saat gorden itu dibuka, saksi melihat korban dalam kondisi tak bernyawa.
"Bagian wajah korban ditutupi oleh sarung yang sudah berlumuran darah," ujarnya.
"Melihat kejadian itu saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cipayung, Jakarta Timur," ujar dia.
Baca Juga: Interview: Nasib Chand Kelvin Setelah Olga Syahputra Tiada
Setelah dilakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban diketahui mengalami luka gorok di sekeliling leher hingga nyaris terputus. Ada luka tusukan di bagian perut sebelah kiri.
Korban saat ini telah dibawa ke RS Polri untuk segera dilakukan autopsi. Sementara, polisi menetapkan Diran dan Amir sebagai tersangka.
Berita Terkait
-
Diduga Gila, Polisi Periksa Kejiwaan Seorang Pembunuh di Magetan
-
Ini Kata Tetangga Bagi Korban Pembunuhan Tragis Tangerang
-
Pembunuhan Sekeluarga di Tangerang, Warga Sempat Dengar Keributan
-
Satu Keluarga di Tangerang Dibantai, Ini yang Bikin Warga Curiga
-
Ibu dan Kedua Putrinya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban
-
Wajib Tahu! 8 Hak Pekerja Perempuan yang Dijamin UU tapi Sering Diabaikan Perusahaan
-
Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara
-
Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?
-
Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot
-
Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem
-
Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak
-
Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta
-
Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut
-
1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas