Suara.com - Seorang gadis Muslim di Belanda dipukuli oleh dua orang karena menolak melepaskan jilbab yang dipakainya. Akibatnya, gadis malang itu mengalami gegar otak ringan dan menderita luka-luka memar di beberapa bagian tubuhnya.
Menurut pernyataan polisi Belanda terkait kejadian tersebut, remaja perempuan berusia 14 tahun itu dikeroyok saat hendak pulang dari sekolah menuju rumahnya dengan menggunakan sepeda di daerah Emmeloord, Kota Flevoland.
Dilaporkan, para pelaku mencoba melepaskan jilbab gadis tersebut sembari tertawa-tawa, gadis itu menolak dan berusaha melepaskan diri dari keduanya.
Menurut pernyataan polisi, kedua orang itu kemudian memukul dan menendang remaja tersebut.
Kini polisi tengah melakukan penyelidikan terkait kedua pelaku yang melarikan diri setelah kejadian. Keduanya disebut berambut pirang dan diperkirakan berusia sekitar 18 tahun. [Anadolu Agency]
Berita Terkait
-
Hakim Usir Perempuan dari Persidangan karena Tolak Lepas Jilbab
-
Perempuan Pengacara Diusir Keluar Pengadilan karena Berjilbab
-
Pria Malaysia Tampar Perempuan Indonesia karena Tak Berjilbab
-
Jilbab Kini Jadi Seragam Resmi di Kepolisian Skotlandia
-
Perempuan Jilbab Dilarang Masuk, Restoran McDonald Minta Maaf
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Haji 2026
-
Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta, Modus Kemasan Minuman Hingga Sabun Thailand Terbongkar
-
Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah
-
Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia
-
HUT ke-12 Suara.com Luncurkan Aura Research, Platform AI untuk Analisis Data dan Monitoring Isu