Suara.com - Ibarat dongeng Si Malin Kundang, begitulah kisah Darwis, pemuda berusia 20 tahun di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.
Ia tega mencuri brankas berisi uang Rp16 juta dan sejumlah perhiasan emas milik orang tuanya hanya demi membeli ponsel pintar edisi terbaru.
Akibatnya, seperti diberitakan Batamnews—jaringan Suara.com, Kamis ((1/3/2018), warga Jalan Haji Hungar, Lorong Mursala Nomor 3, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Besati Kota itu, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian setempat.
Kepada polisi, Darwis mengakui nekat mencuri uang dan barang milik orang tuanya demi membeli ponsel pintar merek Samsung Galaxy S7.
Kasus itu terungkap setelah sang ibu melaporkan Darwis ke Mapolsek Bukit Bestari. Atas laporan itu, jajaran Rekrim lansung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di Perumahan Ganet, Jalan Dirgantara Blok C3 Nomor 3 KM 11 Kota Tanjungpinang.
“Awalnya, korban bernama Tet Loi (52), melaporkan kejadian itu, ternyata pelakunya anak kandung sendiri, Darwis, bersama temannya Gusti Marwan Dany,” kata Kapolsek Bukit Bestari Komisaris Jumhur.
Ia mengatakan, kedua pelaku ini ditangkap di lokasi berbeda. Darwis ditangkap di Perumahan Ganet, sedang temannya Gusti Marwan Dany (20) ditangkap di Kampung Sidomulyo RT 01 RW 13 Kecamatan Tanjungpinang Timur.
“Pertama Kamis 22 Februari 2018 kita menangkap Darwis, setelah kami interogasi bahwa pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku melakukan pencurian itu dibantu temannya, setelah itu pada Jumat 23 Februari kami langsung mengakap Gusti Marwan Dany,” ungkapnya.
Haris Baltasar menuturkan, pihaknya sudah mencoba memediasi antara Darwis dengan kedua orang tuanya.
Baca Juga: Tak Dapat Suaka, Ibu 2 Anak Asal Burkina Faso Tewas Membeku
Tapi, sang ayah tak mau memaaafkan perbuatan Darwis sehingga enggan mencabut laporan kepada kepolisian.
“Ibu pelaku sudah memaafkannya, tapi bapaknya tetap bersikeras minta anaknya diproses secara hukum,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan, kata Haris, pelaku mengaku uang yang diambil dari brankas orangtuanya itu digunakan untuk membeli dua unit handphone yakni handphone Samsung Galaxy S7 dan Oppo. Sementara sisanya digunakan untuk jalan-jalan ke Batam.
“Uangnya sudah habis digunakan, tinggal sebuah perhiasan saja, untuk brankas mereka buang ke dalam Sungai Carang, Senggarang,” sebutnya.
Sebelumnya, pelaku dengan orangtua nya sempat cekcok mulut. Pada saat ibunya pergi belanja ke pasar, Darwis melarikan brankas yang terletak di sudut kamar ibunya.
“Pelaku dengan orangtuanya sempat cekcok mulut, pelaku sering meminta uang, mungkin saat dia minta tak tanggapi, pelaku melakukan perbuatan tersebut,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?
-
Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas
-
Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka
-
Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!