Suara.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat menangkap enam orang yang berprofesi sebagai sopir ojek online. Mereka megeroyok dua warga berinisial DA (22) dan TI (23).
Kejadian itu di Jalan Tubagus Angke, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (13/2/2018). Keenam tersangka pelaku pengeroyokan yakni berinisial AD, FEB, RAM, SAI, AND, dan AL.
Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Hengki Hariyadi menjelaskan kronologi kejadiannya. Pengeroyokan itu bermula saat salah satu driver ojek online berinisial DP mendapat pesanan penumpang, Selasa (13/2/2018) sekira pukul 02.38 WIB.
DP pun berangkat dari tempat berkumpul ojek online di Kalijodo dan menjemput penumpang inisial SA. Dia menjemput ke Jalan Jembatan Tiga. SA akan diantar ke Taman Sari, Jakarta Barat.
DP, kemudian didampingi tersangka AD dan FEB untuk menjemput penumpang SA. Selanjutnya, penumpang SA sempat bercerita kepada DP, AD dan FEB, bahwa ada kelompok preman yang hendak merampas barang milik AS di Jalan.
"Itu penumpang SA bercerita bahwa ada kelompok preman yang berjalan kaki hendak merampas barang miliknya. Namun tidak jadi karena ada angkutan umum yang melintas dan berhenti di sekitar SA (seorang penumpang)," kata Hengki di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (2/3/2018).
Mendengar cerita penumpang SA, tersangka AD berinisiatif mencari kelompok preman tersebut dengan menghubungi rekan ojek online lainnya yang juga menjadi tersangka yakni SAI RAM, AL, dan AND.
"AD inisiatif hubungi temannya sesama pengemudi ojek online untuk datang dan mencari kelompok preman dimaksud dengan berboncengan menggunakan 3 unit sepeda motor," kata Hengki.
Sementara itu, untuk driver online inisial DP tidak ikut dengan enam pelaku lain mencari kelompok preman tersebut, karena harus mengantar penumpang SA.
Baca Juga: Remas Payudara Siswa sampai Sakit, Pengojek di Mampang Ditangkap
Selanjutnya, enam tersangka driver online setelah mencari kelompok preman, menemukan dua korban DA dan TI sedang berada dilokasi yang diduga menjadi tempat para preman berkumpul.
"Enam pelaku ini menghampiri dan menegur korban. Di antara para pelaku dan korban tidak saling kenal," ujar Hengki.
Setelah menegur korban, para pelaku sempat melihat salah satu korban berinisial TI membawa senjata tajam pisau belati.
"Itu para tersangka driver ojek online langsung mendekap badan korban diikuti dengan pemukulan oleh pelaku kepada korban TI dan DA secara bergantian menggunakan kayu dan batu," ujar Hengki.
Hengki mengatakan ketika keributan sampai pengeroyokan terjadi ada anggota polisi dari Polsek Tambora yang sedang patroli langsung mengamankan enam pelaku yang bertikai.
Sementara itu, dua korban yang dikroyok sempat dibawa polisi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Namun nyawa korban berinisial DA tak tertolong dan meninggal.
"Sekira pukul 06.40 WIB, korban DA dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan di otak, sedangkan korban TI mengalami luka berat dan masih dalam perawatan RS. Polri," kata Hengki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'