Suara.com - Lastini (50) seorang guru di SDN 31 Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, mengalami luka setelah dianiaya orang tua murid pada Kamis (1/3), sekitar pukul 15.45 WIB.
Kapolres Sanggau Ajun Komisaris Besar Rachmat Kurniawan, Sabtu (3/3/2018), menuturkan tindakan yang dilakukan tersangka Sk terhadap korban terjadi pada Kamis (3/1) saat memberikan pelajaran ekstrakurikuler di halaman sekolah.
"Sk (40) merupakan warga Dusun Kedondong, Desa Sungai Mayam, Kecamatan Meliau. Dia merupakan karyawan PTPN 13," kata Rachmat, seperti dilansir Antara.
Diduga karena tak terima anaknya ditegur sang korban selaku guru, tersangka Sk langsung mendatangi korban.
Tanpa banyak komentar, tersangka langsung menarik kerah baju dan serta merta melayangkan "bogem mentah" ke bagian hidung sang guru.
Akibat pukulan itu, Lastini langsung sempoyongan dan hidungnya bersimbah darah. Seusai menganiaya korban, tersangka langsung pergi.
Mendapati kejadian itu, warga dan para guru langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Kebun PTPN XIII Gunung Meliau, guna mendapat pengobatan.
"Korban sempat dirawat di rumah sakit PTPN XIII Gunung Meliau. Kan, luka di bagian hidung cukup serius dan mengakibatkan darah banyak keluar dari luka tersebut. Jadi perlu penanganan medis," ujarnya.
Korban kemudian membuat laporan ke Mapolsek Meliau. Atas dugaan tindak penganiayaan tersebut, petugas Polsek Meliau langsung menindaklanjuti dengan mengamankan tersangka Sk, pada Jumat (2/3) dan langsung digelandang ke Mapolsek Meliau.
Baca Juga: Dilaporkan Fadli Zon, Bareksrim Bakal Periksa Ananda Sukarlan
Aksi brutal tersangka Sk, kata dia, dipicu karena berlebihan dalam menanggapi pengaduan anaknya yang ditegur oleh sang guru.
"Tersangka ini tak bisa mengendalikan emosinya, ketika mendengarkan pengaduan anaknya. Seharusnya, sebagai orang tua dia dengan kepala dingin jika mendapatkan laporan anak. Sebab, kan belum tau benar atau salah laporannya itu," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut