Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon berkicau meninggung seseorang dengan gaya anonim. Dalam kicauannya di Twitter, Zon bahkan memasang hastag "pemimpinkecebong".
"Mau jd pemimpin tp tak berani tanggung jwb kata2nya sendiri. Hadoh jd #pemimpinkecebong aja deh. Malu-maluin generasi zaman now," kicau Zon, Minggu sore.
Tidak jelas sosok yang Fadli maksud.
Hanya saja belakangan dia perang komentar di Twitter dengan Sekertaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni.
Sebab Juli Antoni, Jumat (2/3/2018) lalu menyinggung Ananda Sukarlan dilaporkan seseorang yang setiap hari menyebar hoax.
Setelah kicauan Juli Antoni, Fadli Zon diberitakan melaporkan Ananda ke Bareskrim Mabes Polri dengan tuduhan menyebar hoax.
Kicauan politisi Gerindra itu sontak ditanggapi netizen atau warganet. Sebagian dari mereka balik cibir Zon.
Pemilik akun @PakatDayak misalnya, dia meminta perempuan yang lagi hamil dilarang follow Twitter Zon.
Baca Juga: Pidato Politik Amien Rais di Reuni 212: Kecebong, Asing, Aseng
"Buat wanita hamil di larang keras follow akun @fadlizon, kasihan negeri kita. Cukup satu saja aib negeri ini, jangan sampai muncul aib-aib yang baru.."
"Twet paling bodoh dari seorang anggota DPR, macam twiter anak ingusan yang olok-olokan rebutan nasi kotak. sedih mikirkan tingkah laku para elite. Kalo modelnya bgini mau dibawa kemana bngsa ku ini," kicau penanggap lain, @Isco58112334.
Lainnya, pemilik akun @GusIpul17 menuding Zon tidak memotivasi anak muda.
"Pak Fadlizon. Saya ketawa aja. Saya lihat cuitan ada tidak ada yang membangun atau memotivasi anak-anak muda penerus bangsa ini, malah menujukan rendahnya para wakil rakyat kita ini. Mau di bawa ke mana Bangsa ini," kicau dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat