Suara.com - Bendahara Vatikan sekaligus Kardinal Australia George Pell akhirnya disidang di Pengadilan Magistrat Melbourne, atas tuduhan melecehkan anak secara seksual.
Sidang tersebut, seperti diberitakan Anadolu Agency, perdana dimulai pada Senin (5/3/2018).
Dalam sidang pertama itu, Kardinal Pell membantah tuduhan yang dilayangkan padanya.
Robert Ritcher, pengacara Pell, juga menyatakan kliennya tidak bersalah dan menolak semua tuduhan-tuduhan tersebut.
“Kami meminta agar beberapa pernyataan yang terdapat dalam dakwaan dihilangkan, karena tak sesuai fakta,” kata Ritcher.
Dia juga menyatakan, polisi tidak menyelidiki keterangan-keterangan saksi yang mendukung Kardinal Pell.
Proses persidangan kasus ini diperkirakan akan berlangsung selama empat pekan.
Dilaporkan, sekitar 50 saksi akan memberikan keterangan dalam kasus ini.
Polisi negara bagian Victoria pada tahun lalu memanggil Pell ke pengadilan, dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari satu anak.
Baca Juga: Kasus Muslim Cyber Army, Jokowi: Kejar! Jangan Setengah-setengah
Pelecehan itu diduga dilakukan Kardinal Pell saat dia bertugas di kota Ballarat di Autralia pada tahun 1970.
Pell menyatakan tidak bersalah dan akan membersihkan namanya.
Pada September lalu, Pell berangkat dari Vatikan ke Australia untuk memberikan keterangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi