Suara.com - Mantan wakil perdana menteri Australia, yang mundur pada bulan lalu karena perselingkuhan dengan sekretaris persnya, dalam wawancara media, mengakui bayi di kandungan mantan stafnya itu mungkin anaknya.
Barnaby Joyce, dipaksa mundur oleh Perdana Menteri Malcolm Turnbull atas skandal seks tersebut, mengatakan kepada Fairfax Media bahwa jati diri ayah kandung bayi tersebut adalah "daerah abu-abu", tapi itu tidak membedakan perasaannya.
"Itu milikku, di dalam catatan," kata Joyce seperti dikutip dalam berita.
"Dapat saya katakan, bahkan jika bukan ayahnya, saya tidak peduli, saya akan melewati itu. Saya tetap mencintainya," katanya.
Masalah itu adalah persoalan terkini dalam pertarungan lama di Partai Nasional, mitra kecil di pemerintah gabungan Australia, melawan sekutu besarnya, Partai Liberal.
Koalisi itu memiliki mayoritas satu kursi di parlemen, membuat persekutuan konservatif puluhan tahun itu rentan terhadap keguncangan.
Joyce semula menolak tekanan Turnbull, namun mundur dari pemimpin National pada Februari setelah tuduhan baru pelecehan seksual muncul.
Ia digantikan Michael McCormack sebagai pemimpin dalam pemungutan suara partai dan sekarang duduk di kursi belakang. [Antara]
Baca Juga: Bule Australia Tewas Tersengat Listrik saat Bersihkan Kolam
Berita Terkait
-
Bule Australia Tewas Tersengat Listrik saat Bersihkan Kolam
-
Indonesia Berpeluang Besar Ekspor Mobil ke Australia, Tapi ...
-
Negara Ini Berlakukan Pencekalan ke Luar Negeri Buat Pedofilia
-
Rencanakan Teror Malam Tahun Baru, Polisi Australia Tahan Pria
-
Dilarang Gabung ISIS, Suami Mutilasi Istri di Depan Tiga Anaknya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik