Suara.com - Mantan wakil perdana menteri Australia, yang mundur pada bulan lalu karena perselingkuhan dengan sekretaris persnya, dalam wawancara media, mengakui bayi di kandungan mantan stafnya itu mungkin anaknya.
Barnaby Joyce, dipaksa mundur oleh Perdana Menteri Malcolm Turnbull atas skandal seks tersebut, mengatakan kepada Fairfax Media bahwa jati diri ayah kandung bayi tersebut adalah "daerah abu-abu", tapi itu tidak membedakan perasaannya.
"Itu milikku, di dalam catatan," kata Joyce seperti dikutip dalam berita.
"Dapat saya katakan, bahkan jika bukan ayahnya, saya tidak peduli, saya akan melewati itu. Saya tetap mencintainya," katanya.
Masalah itu adalah persoalan terkini dalam pertarungan lama di Partai Nasional, mitra kecil di pemerintah gabungan Australia, melawan sekutu besarnya, Partai Liberal.
Koalisi itu memiliki mayoritas satu kursi di parlemen, membuat persekutuan konservatif puluhan tahun itu rentan terhadap keguncangan.
Joyce semula menolak tekanan Turnbull, namun mundur dari pemimpin National pada Februari setelah tuduhan baru pelecehan seksual muncul.
Ia digantikan Michael McCormack sebagai pemimpin dalam pemungutan suara partai dan sekarang duduk di kursi belakang. [Antara]
Baca Juga: Bule Australia Tewas Tersengat Listrik saat Bersihkan Kolam
Berita Terkait
-
Bule Australia Tewas Tersengat Listrik saat Bersihkan Kolam
-
Indonesia Berpeluang Besar Ekspor Mobil ke Australia, Tapi ...
-
Negara Ini Berlakukan Pencekalan ke Luar Negeri Buat Pedofilia
-
Rencanakan Teror Malam Tahun Baru, Polisi Australia Tahan Pria
-
Dilarang Gabung ISIS, Suami Mutilasi Istri di Depan Tiga Anaknya
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran