Suara.com - Pernikahan pasangan sesama jenis pertama di Australia berlangsung hanya 48 hari dan berakhir menyedihkan dengan kematian akibat sakit parah. Hal ini terungkap dari parlemen negara bagian Queensland, Rabu (7/3/2018), setelah keluarga pasangan mengizinkan merilis rinciannya.
Perempuan itu merupakan warga Queensland Jo Grant menikahi pasangannya selama delapan tahun, Jill Kindt, pada 15 Desember lalu di taman rumah mereka di Sunshine Coast, wilayah timur laut Australia, kurang dari seminggu setelah Australia menjadi negara ke-26 yang mengakui pernikahan pasangan sesama jenis.
Pasangan tersebut tidak terkena masa tunggu 30 hari dan mendapat pengecualian karena keadaan luar biasa, untuk menjadi pasangan pertama sesama jenis yang menikah di Australia setelah undang-undang kesetaraan perkawinan berlaku mulai 9 Desember.
Pernikahan mereka tetap tertutup hingga akhirnya terungkap di parlemen pada Rabu atas izin keluarga.
"Jo dan Jill telah disetujui, menikah, dan terdaftar dalam satu hari, setelah petugas pendaftaran memutuskan bahwa mereka sedang menghadapi keadaan luar biasa," demikian Jaksa Agung Queensland Yvette D'Ath kepada parlemen.
"Ibu Jo Sandra percaya bahwa pernikahan tersebut memperbaharui semangat Jo, membuatnya tetap hidup cukup lama untuk merayakan Natal terakhir bersama keluarganya," lanjutnya.
Grant, yang dalam perawatan paliatif untuk jenis kanker langka, meninggal pada 30 Januari lalu.
Pasangan tersebut adalah satu dari 159 pasangan sesama jenis yang telah menikah di Queensland sejak undang-undang kesetaraan perkawinan disahkan, menurut pemerintah negara bagian dalam sebuah pernyataan. [Antara]
Baca Juga: Cemburu, Pelaku Bunuh 'Kekasih' Sesama Jenis
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika