Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Hj. Megawati Soekarnoputri dijadwalkan turun gunung. Jawa Timur akan menjadi jujukan untuk menggalang dukungan di Pemilihan Presiden 2019 dan Pilkada serentak 2018.
Dikatakan Ahmad Basarah, Ketua Tim Internal PDIP untuk Pemenangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno, dalam pesan tertulis, Minggu (11/3/2018). Putri Presiden RI pertama Soekarno itu akan turun berkampanye di Jawa Timur bagi Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno.
Partai berlambang banteng moncong putih dalam lingkaran itu berkepentingan untuk mengalirkan pemilihnya secara maksimal agar mencoblos kandidat nomor 2 tersebut.
“Ketua Umum kami, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, Insya Allah akan turun kampanye di Jawa Timur untuk Gus Ipul-Mbak Puti,” kata Ahmad Basarah.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP itu mengatakan saat ini trend elektabilitas PDIP berada di peringkat pertama.
“Kami ingin, di atas 95 persen, pemilih PDI Perjuangan mencoblos Gus Ipul-Mbak Puti,” katanya.
Begitu pula terhadap pemilih Jokowi di Jawa Timur. PDIP ingin pemilih Jokowi juga mencoblos Gus Ipul-Puti Guntur. Saat Pilpres 2014, pemilih Jokowi di Jawa Timur mencapai 11,6 juta suara.
“Sekarang trend pemilih Pak Jokowi juga terus meningkat dari 2014. Maka, penting membangun pemahaman publik, bahwa terdapat ‘garis lurus’ yang tegas dan jelas antara PDI Perjuangan dengan Presiden Jokowi dan Gus Ipul-Mbak Puti,” kata Basarah.
Figur yang paling mempunyai legitimasi untuk mengampanyekan itu, kata Basarah, adalah Ketua Umum PDI Perjuangan Hj. Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Agus SBY Ingin Bertemu Megawati Mewakilkan Ayahnya
“Dengan spirit kebangsaan, yakni merajut Merah Putih antara kaum nahdliyin dan nasionalis, Ibu Megawati akan turun berkampanye untuk Gus Ipul-Mbak Puti,” pungkas Ketua Umum DPP Persatuan Alumni GMNI itu.
Saat ini, pihaknya masih menggodok waktu tepat untuk kampanye Megawati. Begitu pula lokasi kampanye akan ditimbang dari perkembangan elektoral yang dinamis di lapangan.
Dia menegaskan, Megawati sangat memperhatikan Pilkada Jawa Timur. Pantauan itu melalui survei tentang perkembangan elektoral Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno di tiap-tiap daerah.
Kata Basarah, pihaknya ingin memastikan apakah seluruh kekuatan PDI Perjuangan telah berjalan baik, dan efektif menyentuh pemilih.
“Saat Ibu Mega turun lagi ke Jawa Timur, beliau akan memanggil khusus dan mendatangi daerah-daerah yang hasil surveinya masih belum maksimal,” kata Basarah. (Achmad Ali)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Hujan Deras Dini Hari Picu Banjir di Rowosari dan Meteseh: 110 KK Terdampak
-
Senayan Respons Pernyataan Jokowi Soal Revisi UU KPK Adalah Inisiatif DPR: Tidak Tepat!
-
Kapolres Bima Terjerat Narkoba, Ketua Komisi III DPR Dukung Penuh Polri: Tunjukkan Ketegasan!
-
Kabar Gembira! Anggaran THR PNS 2026 Naik Jadi Rp55 Triliun, Cair Mulai Awal Ramadan
-
Jokowi Setuju UU KPK Kembali ke Versi Lama, Johanis Tanak: UU Bukan Barang yang Bisa Dipinjam
-
Menanti THR Ramadan 2026: Kapan Dibayar, Siapa Berhak, dan Bagaimana Jika Tak Cair?
-
Bikin Tanah Abang Macet, Mobil Parkir Liar 'Digulung' Satlantas dan Dishub
-
Prabowo Bertolak ke Washington, Siap Bertemu Trump Bahas Tarif Impor dan Kerja Sama Strategis
-
Jakarta Juara Sampah Plastik, Tapi Morowali Tertinggi Per Kapita Imbas Ledakan Industri Nikel
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton