Suara.com - Sejumlah petinggi DPP PDI Perjuangan bertandang ke markas DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (20/3/2018). Ini merupakan kunjungan pertama PDIP ke kantor Partai Golkar.
"Baru kali ini PDIP ke kantor Partai Golkar. Kalau pertemuan informal sudah dilakukan dalam pertemuan Pilkada," kata Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di Kantor DPP Partai Golkar, Selasa (20/3/2018).
Petinggi PDIP yang datang ke kantor Golkar yaitu Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristyanto, Ketua DPP PDIP Andreas Pereira, Wasekjen PDIP Ahmda Basar, dan sejumlah pengurus DPP PDIP lainnya.
Airlangga mengatakan, pertemuan kali ini untuk melanjutkan sejumlah pembicaraan yang pernah dilakukan sebelumnya.
Kata dia, sebagai mitra koalisi di pemerintahan, komunikasi antara PDIP dan Golkar mesti selalu dibangun.
"Apalagi hari ini akan ada pelantikan Wakil Ketua DPR dan MPR dari PDIP. Tentu ini tidak lepas dari kerjasama antara PDIP dan Partai Golkar. Serta seluruh partai-partai di pemerintahan," ujar Airlangga.
Pertemuan kali ini juga tak terlepas dari komitmen partai koalisi untuk mengusung Presiden Joko Widodo kembali pada Pilpres 2019 yang akan datang.
"Tentu kita mensingkronkan langkah-langkah ke depan. Di samping juga melakukan konsolidasi Pilkada dalam mengusung bersama antara Golkar dan PDIP. Antara lain di Riau, Sumsel, Jateng. Ini yang akan dibahas," tutur Airlangga.
Airlangga mengatakan pihaknya pun akan melakukan kunjungan balasan ke kantor PDIP yang terletal di jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Namun ia tak menjelaskan kapan kunjungan balasan dilakukan.
"Kayak kmrin kan ketemu Ketum PAN. Sebelumnya saya juga sudah ketemu dengan Partai Demokrat. Kita terus menjalin komunikasi yang mempunyai potensi berkoalisi dengan kita," kata Airlangga.
Berita Terkait
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto
-
Koalisi Permanen Pro Pemerintah, Hasto Kristiyanto: Bagi PDIP Permanen itu Bersama Rakyat
-
Momen Hangat Megawati Umrah Bersama Keluarga, Prananda Bantu Tahalul
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Vatikan Tolak Undangan Masuk Board of Peace
-
Menag: Ramadan 1447 H Momentum Perkuat Kesalehan Sosial dan Hidup Tak Eksploitasi Alam
-
Brak! Pagar Rumah Jusuf Kalla di Jaksel Roboh Diseruduk Mobil Hyundai Santa Fe, Begini Kondisinya
-
Belum Siap Beri Keterangan, Pemerintah-DPR Minta MK Tunda Sidang Uji Materiil UU Guru dan Dosen
-
Mendagri Ungkap Data Pascabencana: 29 Desa Hilang Diterjang Banjir dan Longsor di Sumatra
-
Bantuan Pangan Diaspora Aceh di Malaysia Terganjal Bea Cukai, Mendagri 'Ngadu' ke DPR
-
Boleh Buka Puasa di KRL Saat Ramadan 1447 H, Ini Aturan dari KAI Commuter
-
KPK Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Terkait Kasus DJKA
-
RS Wajib Terima Pasien PBI Darurat! Bakal Ada BPJS yang Kontrol
-
Mabuk Berat, Pria 24 Tahun Ngamuk dan Tusuk Warga di Duren Sawit