Suara.com - Upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan terhadap Koptu Mar Husoyin yang hilang di Sungai Lalan, Desa Mangsang, Kecamatan Bayung Lencir membuahkan hasil. Korban yang merupakan anggota TNI AL, ditemukan sekitar 2 KM dari lokasi tabrakan, sekitar pukul 07.30 Wib, Senin (26/3/2018).
Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi terapung dan langsung dievakuasi oleh tim gabungan guna dibawa ke Lanal Palembang. "Korban pagi tadi telah ditemukan oleh tim gabungan," ujar Dandim 0401/Muba, Letkol CZI Mulyadi.
Dari informasi yang dihimpun, pencarian terhadap korban kembali dilanjutkan oleh tim gabungan setelah sebelumnya dihentikan sementara waktu akibat hujan deras di lokasi kejadian. Pencarian dimulai sekitar pukul 07.00 WIB oleh tim gabungan dengan menggunakan tiga speedboat milik Basarnar Provinsi Sumael dan Lanal Palembang.
Proses pencarian dan penyisiran tersebut dilakukan oleh belasan personel di lokasi dan sekitarnya. Setelah 30 menit kemudian, akhirnya korban ditemukan tim gabungan. Barulah sekitar pukul 08.10 WIB, korban berhasil di evakuasi dan langsung dibawa Lanal Palembang oleh personil Basarnas dan TNI AL dengan menggunakan Spead Sea Rider milik Basarnas.
Jasad anggota Posmat TNI AL Jeti-Mangsang tersebut, ditemukan mengambang di aliran Sungai Lalan Desa Mangsang. “Akhirnya tim gabungan berhasil menemukan Koptu Marhusoyin anggota Posmat TNI AL Jeti-Mangsang pada pagi tadi, di aliran Sungai Lalan Desa Mangsang,” ujar Danramil Bayung Lencir, Kapt Arm Zainal Arifin.
Menurut Zainal, saat ini jenazah korban kecelakaan laut tersebut dievakuasi ke Lanal Palembang oleh personel Basarnas dan TNI AL dengan menggunakan Spead Sea Rider milik Basarnas.
“Kita menemukan jasadnya, setelah menerjunkan 3 speedboat milik Basarnas Provinsi dan Lanal Palembang dengan kekuatan 5 Personel Koramil 401-05/Bayung Lincir Dpp Danramil, 9 personel Basarnas dipimpin Kapten Masdikul Muhtar, 8 personel TNI AL dipimpin Kapten Bangun, 2 Personel KPLP dipimpin Syarif H,” ujarnya.
Sementara Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti melalui Kanit Hakim Iptu Susilo mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di satpolair Polres Muba. "Ini sedang berjalan pemeriksaan saksi-saksi. Pemeriksaan sendiri dilakukan di ruangan SatPolair Polres Muba dengan agenda meminta keterangan saksi-saksi yang ada," katanya.
Sambung Susilo Agenda pemeriksaan yang dilakukan pada hari ini, meminta keterangan terhadap saksi-saksi yang ada di lapangan. Termasuk, sopir speedboat, nahkoda, ABK, dan keluarga korban kita periksa. "Ini masih dalam tahap pemeriksaan, mengenai penetapan tersangka kita belum karena masih dalam tahap pemeriksaan saksi," pungkasnya.
Untuk diketahui, kecelakaan yang menimpa korban Koptu Mar Husoyin terjadi sekitar 20.10 Wib, pada Sabtu (24/3/2018) lalu. Saat itu, korban yang merupakan anggota Pos TNI AL Jeti-Mangsang melakukan patroli bersama seorang warga sipil.
Saat patroli berlangsung, kapal yang dikendarai korban mengalami kerusakan pada mesin, sehingga berhenti ditengah-tengah sungai. Disaat itulah, Kapat TB Karya Pasific 2202 bermuatan batubara dengan Kapten berinisial BP melintas dan langsung menabrak kapal patroli korban yang sedang berhenti. Akibatnya, kapal beserta korban tenggelam. (Andhiko)
Berita Terkait
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Dramatis! Tim SAR Ungkap Proses Evakuasi Korban Terhimpit di KRL, Disuplai Oksigen dan Suntik Kebal
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Basarnas Ungkap Tantangan Evakuasi Tabrakan KRL Vs Argo Bromo: Banyak Korban Terjepit Material
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen