Suara.com - Jokowi Mania, organisasi massa pendukung Presiden Joko Widodo, berencana melaporkan lelaki bernama Arseto Pariadji, ke Polda Metro Jaya, Selasa (27/3/2018).
Ketua Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, mengatakan bakal melaporkan Arseto ke aparat Polda Metro Jaya atas tuduhan melakukan fitnah terhadap sang presiden.
“Kami, pendukung Jokowi, tidak bisa menerima pernyataan Arseto dalam video yang viral di media sosial. Kami menilainya memfitnah Jokowi,” kata Eben.
Ia menegaskan, pendukung Jokowi tak pernah menjual selembar pun undangan pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution kepada khalayak sebesar Rp25 juta seperti yang dituduhkan Arseto.
“Kami juga tak bisa menerima ketika Arseto dalam videonya menyebut Presiden Jokowi sebagai koruptor,” tukasnya.
Arseto Suryoadji Pariadji alias Arseto Pariadji, mendadak menjadi buah bibir di jagat media sosial Indonesia.
Pasalnya, ia berani mengunggah video berisi klaim mengenai kebobrokan Presiden Joko Widodo dan para pendukungnya.
Bahkan, dalam video berdurasi 59 detik yang diunggahnya pada Sabtu (24/3) akhir pekan lalu, Arseto menyebut terdapat praktik jual-beli undangan pernikahan putri Jokowi, Kahiyang Ayu.
Ia mengatakan, undangan pernikahan Kahiyang dengan Bobby Nasution di Solo, Jawa Tengah, 8 November 2017, dijual seharga Rp25 juta kepada siapa saja yang memunyai uang dan ingin menghadiri resepsi tersebut.
Baca Juga: 11 April, Gerindra Deklarasikan Prabowo sebagai Calon Presiden
"Gue buka ke publik ya, gue laporin ke Polda kalau perlu sekarang. Waktu Jokowi kawinan, undangannya itu dijualin Rp 25 juta per satu undangan, sama orang-orang pendukung Jokowi. Ditawarin ke gue,” tuturnya dalam video tersebut.
Pada detik-detik selanjutnya, Arseto juga mengklaim mengetahui sejumlah kecurangan yang dilakukan Jokowi.
“Dan Jokowi sudah tambah kaya sekarang, bisa bayar semuanya,” tuturnya.
Setelah videonya viral dan menuai kecaman, Senin (26/3/2018), Arseto menutup semua akses media sosialnya, baik di Facebook maupun Instagram.
Namun, banyak warganet yang sempat merekam ulang video tersebut dan dijadikan bahan perbincangan.
Berita Terkait
-
Indonesia Bantah Presiden Jokowi Tak Hormati PM Selandia Baru
-
Jokowi Dituding Tak Hormati PM Ardern saat Kunjungi Selandia Baru
-
Amien Rais Siapkan Bukti Jokowi Ngibul Soal Sertifikasi Tanah
-
Viral! Arseto: Undangan Pernikahan Anak Jokowi Dijual Rp25 Juta
-
Dengan Perut Membesar dan Wajah Tirus, Kahiyang Tampil Ayu
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba