Suara.com - Rika Yana (33), pengojek berbasis order daring, menjadi korban penipuan saat sedang melayani penumpang.
Telepon selulernya raib dibawa kabur pemuda bernama Irfan Maulana Hakim (27), yang merupakan penumpangnya.
Modus penipuan itu dilakukan ketika Irfan meminta korban berhenti di depan toko kue Jalan Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (26/3/2018).
Pelaku kemudian hendak meminjam ponsel korban. Irfan beralasan ingin memfoto kue yang dipesannya di toko tersebut. Setelah korban memberikan ponselnya, pelaku langsung kabur.
"Kemudian korban memberikan ponselnya kepada pelaku, dan Irfan langsung berjalan ke toko kue. Namun, pelaku langsung melarikan diri membawa ponsel milik korban," kata Kapolsek Kembangan Komisaris Supriyadi, Selasa (27/3/2018).
Lantaran mengalami kerugian, korban langsung melaporkan kasus penipuan itu ke Polsek Kembangan.
"Atas kejadian tersebut, korban menderita kerugian satu unit ponsel merek Samsung dengan kerugian sebesar Rp3,2 juta," katanya.
Setelah mendalami laporan tersebut, polisi berhasil meringkus Irfan di tempat persembunyiannya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengakui sudah kali kesebelas melakukan aksi penipuan dengan sasaran para pengojek daring.
"Pelaku telah mengakui semua perbuatannya. Ia telah menipu 11 orang pengojek online untuk mendapatkan ponsel,” terangnya.
Baca Juga: Komisi V Tugaskan Kemenhub Audit Pemanfaatan Pelabuhan
Belasan ponsel pengojek itu dijual Irfan ke sejumlah gerai. Polisi juga masih memburu penadah yang membeli belasan ponsel dari Irfan.
Atas perbuatannya itu, pengangguran berat itu dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.
Berita Terkait
-
Hari Ini, Ribuan Pengojek Online Bakal Geruduk Istana Merdeka
-
Dua Pelaku Penjualan Motor Bodong Lewat Facebook Dibekuk Polisi
-
Anies Ingatkan Musrenbang Pemkot Jakbar Bukan Cuma Formalitas
-
Jotos Pengemudi Ojek Online, Satpam Grand Pramuka Jadi Tersangka
-
Anies Baswedan: Kelurahan Bukan Kantor Pribadi Lurah!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?