Suara.com - Terjerat Tiga Kasus, Kejiwaan Arseto Suryoadji Diperiksa
Suara.com - Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan Arseto Suryoadji yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam tiga kasus yang berbeda.
Pemeriksaan kejiwaan ini dilakukan untuk menentukan apakah Arseto bisa mempertanggungjawabkan proses hukum soal tindak pidana yang telah dilakukannya.
"Sudah (diperiksa kejiwannya) tapi hasilnya belum keluar," kata Kasubit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak saat dikonfirmasi, Minggu (1/4/2018).
Calvin menyampaikan polisi tak bisa langsung mengambil kesimpulan apakah ujaran kebencian yang dilakukan Arseto di media sosial karena dipengaruhi narkoba. Dia hanya menyampaikan, hal itu baru bisa terungkap apabila hasil pemeriksaan kejiwaan Arseto sudah keluar.
"Mungkin dari sisi kejiwaan, psikiater lebih ahli," kata Calvijn.
Penetapan Arseto sebagai tersangka dalam kasus narkoba berawal saat polisi menemukan 0,2 gram sabu-sabu dalam penggeledahan di Apartemen Tamansari Residence di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (29/3/2018). Meski dinyatakan negatif menggunakan narkoba, Arseto mengakui narkoba itu merupakan miliknya.
Selain kasus narkoba, Arseto juga dijerat kasus kepemilikan senjata ilegal. Kasus ini berawal ketika polisi menemukan senjata airsoft gun dari hasil penggeledahan terhadap mobil Mercedez Benz milik Arseto.
Dalam kasus senpi ilegal ini, Arseto dijerat Undang Undang Darurat Nomor 19 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
Baca Juga: Hasil Labfor, Arseto Suryoadji Dinyatakan Negatif Narkoba
Dua kasus tersebut merupakan pengembangan setelah polisi menangkap Arseto dalam kasus ujaran kebencian bermuatan SARA pada Rabu (28/3/2018).
Kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang curiga Arseto telah menyebarkan hate speech melalui akun Facebook pribadinya. Arseto memposting tulisan yang dianggap bermuatan SARA terhadap kegiatan keagamaan yang digelar di Monumen Nasional, Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan