Suara.com - Salah satu dapur umum yang terletak di Perumahan Taman Kota RT 06, RW 05 Blok B kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat masih terus berjalan hingga saat ini. Mereka melayani para korban kebakaran yang terjadi di sana pekan lalu.
Nino (36), salah satu relawan koki dari Indonesian International Chef (IIC) mengatakan dapur umum sudah beraktivitas selama 4 hari. Rencananya akan terus dilaksanakan hingga Sabtu akhir pekan ini.
Dalam satu hari, dapur umum ini memasak hingga 500 porsi bagi para warga korban kebakaran. Adapun menu yang biasa dimasak ialah Mie, Sayur mayur, konet, telur dan masih banyak lagi.
"Khusus diposko ini, kami hanya menyediakan makan untuk pagi saja. Sisanya dilakukan didapur umum Wali Kota," ungkapnya kepada suara.com, di Taman Kota, Jakarta Barat, Senin (2/4/2018).
Menu yang diolah itu bervariasi. Kadang mie goreng, sayur cap cay, perkedel kornet goreng, hingga rendang. Tergangtung bahan makanan dari sumbangan warga.
"Yang ada saja kami olah. Kalau ada daging kami jadikan rendang. Sejauh ini tidak ada kendala. Semua berjalan lancar," ujarnya.
Puluhan Pramuka dari beberapa SMK di Cengkareng juga turut membantu. Puluhan ibu PKK juga berada di bawah tenda berwarna biru tersebut.
Nino menambahkan jika dalam satu hari dapur umum harus menyediakan sampai 3.000 porsi.
Baca Juga: 21 Damkar Padamkan Api Kebakaran Pemukiman Dekat Season City Mall
"Satu hari kita harus menyediakan 3.000 porsi. Itu sudah termasuk sarapan, makan siang dan makan malam," tuturnya.
Dua orang meninggal dunia dalam musibah kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Kota Blok A1, RT 16, RW 05, Kembangan, Jakarta Barat. Si jago merah melalap ratusan rumah warga pada Kamis (29/3/2018) malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
DPR Mulai Bahas RUU Pertanggungjawaban APBN 2025, Fraksi Sampaikan Sikap
-
Siap Hadapi Darurat Perairan, Tim ERT NHM Kini Kantongi Lisensi Diving Profesional
-
KPK Kantongi Hasil Kajian dan Perbaikan Program MBG, Langsung Diserahkan ke BGN
-
Diduga Akibat Alat Berat Dinas SDA, Jalan Cinta Pulogadung Amblas hingga Akibatkan 5 Rumah Retak
-
Dompet Dhuafa Dukung Pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai Islamic Culture Center di Chiba, Jepang
-
Raja Juli Antoni Disebut Keliru, Amplop dari Bupati Kuansing Seharusnya Dilaporkan ke KPK
-
Dokter Paru Ingatkan Dampak Kesehatan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kelompok Rentan Harus Waspada
-
Bukan di Istana, Prabowo Pilih Terima Tony Blair dengan Penuh Kekeluargaan di Rumah Pribadi
-
Mendadak Datangi Gedung Merah Putih KPK, Kepala BGN Nanik Sudaryati Beri Penjelasan Singkat
-
Tiga Pulau Padam dalam Dua Bulan: Ada Apa dengan Listrik Indonesia?