Suara.com - Patung Jenderal Sudirman yang terletak di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat rusak. Patung tersebut tampak berlubang di bagian punggung.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengaku sudah mengetahui hal tersebut dari asistennya dan mengatakan akan segera memperbaikinya.
"Ya, saya juga baru dapat kabar. Tadi pagi Yono (asisten Wagub) lewat di sana. Dia lihat di bagian belakang punggungnya itu," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Kamis (5/4/2018).
Karenanya, Sandiaga mengatakan Pemerintah Provinsi Jakarta akan memperbaiki patung tersebut. Pemprov kata Sandiaga juga akan memeriksa kembali patung-patung yang ada di Jakarta.
"Berarti itu harus kami perbaiki. Nanti kami perbaiki. Nanti semua patung juga kami akan review, kami akan audit supaya dalam kondisi yang tidak rusak," kata dia.
Lebih lanjut, Sandiaga menuturkan bahwa adalah tugas Pemprov Jakarta untuk merawat patung-patung tersebut.
"Dan kami pastikan ini kan bagian dari yang mempercantik kota Jakarta. Jadi harus dalam kondisi yang baik," tandasnya.
Untuk diketahui, Patung Jenderal Sudirman merupakan salah satu patung yang berada di Jakarta tepatnya di kawasan Dukuh Atas, depan gedung BNI, Jalan Jenderal Sudirman.
Patung tersebut memiliki tinggi keseluruhan 12 meter. Patung yang diresmikan tahun 2003 tersebut terbuat dari perunggu seberat 4 ton dengan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar dan dikerjakan oleh seniman sekaligus dosen seni rupa Institut Teknologi Bandung, Sunario.
Berita Terkait
-
Ekonomi Lagi Seret? Ini Cara Menuju Financial Freedom yang Bisa Kamu Coba!
-
Sandiaga Uno Kini Ingin Fokus Bisnis: Peluang Saya Ada di Dunia Usaha!
-
Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Atasi Food Waste dengan Cara Sehat dan Bermakna
-
Emiten Milik Sandiaga Uno SRTG Tekor Rp 2,43 Triliun di Kuartal III-2025
-
Dukuh Atas Jadi Pusat Transportasi, Patung Jenderal Sudirman Bakal Dipindah
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam