Suara.com - Lesik Keti Ara, penyair asal Aceh, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, karena merealisasikan programpembangunan Bandar Udara komersial Takengon Rembele, di Kabupaten Bener Meriah.
Ucapan terima kasih ini disampaikan melalui sebuah puisi berjudul "Bandara Rembele untuk Jokowi".
Syair itu dibacakan Ara yang dikenal lewat puisi-puisi berbahasa Gayo itu, ketika ikut rombongan budayawan berdialog dengan Jokowi di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (6/4/2018).
"Sebagai ucapan terima kasih, kami orang Gayo terhadap peluncuran Bandara Rembele, saya akan bacakan puisi pendek," ujar Lesik.
Berikut puisi yang dibacakan lelaki yang akrab disapa LK Ara untuk Jokowi.
Bandara Rembele untuk Jokowi
Kepakkan sayapmu lalu terbanglah katanya
Orang-orang memandang ke tubuhnya yang dibalut kopo ulen-ulen, kain adat Gayo
Orang-orang juga memandang senyumnya yang tulus
Baca Juga: Tiga Tersangka Kasus Nasabah Fiktif PT Allianz Ditahan Polisi
Hari ini ku resmikan Bandara Rembele, katanya
Itulah tanda cinta pada kampung kedua
Orang-orang rindu pada ucapan itu karena telah lama terasa dipinggirkan, bahkan diabaikan
Buka mata dan layangkan pandang ke tempat paling jauh ke wilayah tak tersentuh
Di sana kita bertemu, memadu cinta untuk negeri tercinta.
Berita Terkait
-
Temui Jokowi, Budayawan Minta Jadi Pekerja Proyek Pemerintah
-
Demokrat: Jokowi Tak Boleh Pakai Pesawat Presiden saat Kampanye
-
Temui Budayawan di Istana, Jokowi Jongkok Tulis Sesuatu di Kanvas
-
Harapan Yayasan Kanker Anak Indonesia kepada Presiden Jokowi
-
Didatangi Nyak Sandang, Bambang: Mestinya Kita Malu Terus Tengkar
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!