Suara.com - Warga sempat dihebohkan dengan penemuan benda mencurigakan berbentuk koper yang tergeletak di halaman parkir Rumah Sakit Siloam Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (19/5/2018).
"Ditemukan koper yang diduga bom," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi.
Terkait adanya laporan itu, kata Argo, satuan penjinak bom dari Brimob Polda Metro Jaya telah diterjunkan untuk mengecek isi benda mencurigakan tersebut.
"Tim penjinak bom Brimob Polda Metro sudah di lokasi lakukan pengecekan," kata dia.
Dari hasil pemeriksaan, lanjut Argo, koper itu hanya berisi perlengkapan rias.
"Ternyata koper itu berisi seperangkat alat makeup," katanya.
Dia menambahkan, situasi di RS Siloam itu kini sudah berlangsung normal. "Situasi sekarang aman terkendali," kata dia.
Berita Terkait
-
Bikin Geger Gegara Dikira Bom, Pemilik Koper Abu-abu di Bali Masih Misterius
-
Bikin Geger Dikira Bom Pipa, Benda Mencurigakan Di Pasar Wisma Asri Bekasi Ternyata Alat Penghambat Daya
-
Penyanyi Legendaris Bob Tutupoly Tutup Usia
-
Polisi Kantongi Identitas Pengirim Benda Mencurigakan Sandal dan Kabel ke Lapas Wanita Tangerang
-
Geger Benda Mencurigakan Di Lapas Wanita Tangerang, Setelah Diperiksa Gegana Ternyata Cuma Sandal Dan Kabel
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK