Suara.com - Jajaran Kepolisian Resor Kepulauan Seribu masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk meminta keterangan terkait meledaknya mesin Kapal milik Dinas Perhubungan Jakarta yang mengakibatkan sembilan orang luka-luka.
Kapolres Kepulauan Seribu Ajun Komisaris Besar Polisi Viktor Siagian mengatakan, saksi yang diperiksa merupakan korban kapal yang kini sudah membaik kondisinya setelah menjalani perawatan di rumah sakit Koja, Jakarta Utara.
"Kami melanjutkan untuk pemeriksaan tiga orang saksi korban yang sudah membaik," kata Viktor saat dihubungi, Kamis (26/4/2018).
Viktor menambahkan, pihaknya juga menunggu dua korban yang masih dalam proses penyembuhan untuk dimintai keterangan.
Polisi hingga kini masih menunggu hasil Laboratorium Forensik Mabes Polri guna mengetahui penyebab meledaknya mesin kapal.
"Belum ya, hasilnya (Labfor)," ujar Viktor
Sebelumnya dalam peristiwa itu, sebanyak 15 saksi sudah dimintai keterangan. Sebagian saksi yang diperiksa yakni sembilan anggota Dishub DKI yang ikut dalam rombongan kapal tersebut.
"Sisanya enam orang, dua orang kapten sama empat orang ABK," katanya.
Viktor juga menyampaikan lima korban ledakan kapal yang sempat dirawat di rumah sakit Koja sudah bisa dipulangkan.
Baca Juga: Ini Alasan Polisi Pulangkan Nahkoda Kapal Dishub yang Terbakar
"Empat lagi masih dirawat," kata dia.
Terbakarnya kapal milik Dishub DKI itu terjadi di Dermaga Pulau Panggang, Kepulauan Seribu pada Minggu (22/4/2018) kemarin. Kapal tersebut meledak tidak lama setelah mesin dinyalakan.
Berita Terkait
-
5 RT di Kepulauan Seribu Masih Terendam Banjir Rob Setinggi 20 Cm
-
Stabilkan Harga Jelang Nataru, Pemprov DKI Kirim 15 Ton Pangan ke Kepulauan Seribu
-
Pulau Macan: Keindahan Alam dan Legenda yang Menggugah Rindu
-
Update Banjir Rob Jakarta: 17 RT Kepulaun Seribu Terdampak, 6 RT di Jakarta Utara Kembali Terendam!
-
Antisipasi Rob Saat Nataru 2026, Pemkab Siagakan Ratusan Satgas dan Pompa Apung di Kepulauan Seribu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok