Suara.com - Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait adanya polemik gerakan #2019GantiPresiden. Sebab ada pelarangan pemakaian kaos itu di Jakarta oleh Satpol PP.
Saat ditanya soal hal tersebut, Jokowi heran pakai kaos semacam itu dilarang. Namun dia tak langsung menyebut "kaos #2019GantiPresiden".
"Ya masa pakai kaos saja dilarang," ujar Jokowi seusai blusukan di Mal Ciputra Seraya, Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa (8/5/2018) malam.
Sambil berseloroh, Kepala Negara kemudian menunjuk awak media yang tengah menggunakan kaos.
"Pakai kaos nggak dilarang-larang itu," kata Jokowi dilanjutkan tertawa.
Tetapi saat ditanya wartawan terkait penggunaan kaos bertuliskan #2019GantiPresiden yang dilarang di area Car Free Day Jakarta oleh Satpol PP, Presiden Jokowi hanya tertawa.
Untuk diketahui, penggunaan kaus #2019Ganti Presiden saat ini sudah menyebar dan bahkan jadi perbincangan hangat di media sosial.
Khusus di ibu kota, anggota Satpol PP DKI Jakarta melarang warga menggunakan kaos tersebut di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau CFD.
Pada Minggu (6/5/2018), warga yang menggunakan kaos bertuliskan #2019GantiPreaiden di area Bundaran HI mendapat teguran. Mereka juga diberikan kaus putih polos dari petugas untuk menutupi tulisan tersebut.
Baca Juga: Korban Persekusi Kelompok #2019GantiPresiden Trauma Berada di CFD
Petugas Satpol PP Jakarta juga mensosialisasikan Peraturan Gubernur Nomor 12 tahuj 2016 tentang pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor atau Car Free Day.
Pada poin pertama menerangkan: Sepanjang jalur HBKB hanya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang bertema: Lingkungan hidup, olahraga, seni dan budaya.
Dua, HBKB tidak boleh tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan partai politik, SARA, serta orasi ajakan yang bersifat menghasut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
KPK Bantah Lindungi Bos Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Rieke 'Oneng' Desak Negara Serius Tangani Isu Child Grooming, Singgung E-Book Aurelie Moeremans
-
Sidang Gugatan Ucapan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 98: Psikolog UI Ditegur Hakim karena Minum
-
BK DPR Ungkap Jantung RUU Perampasan Aset: Aset Rp 1 Miliar Bisa Disita
-
Bukan Hanya Nadiem, Ini Alasan Kejaksaan Sering Minta Bantuan TNI untuk Pengamanan Kasus Korupsi
-
Berani Lawan Arus Sendirian, Mampukah PDIP Jegal Wacana Pilkada via DPRD di Parlemen?
-
Hadiri Pengukuhan Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Sikap Kritis Penting dalam Demokrasi
-
Divonis Bersalah, Ini Fakta Rangkaian Sidang Laras Faizati
-
Soal KPK Tak Pajang Tersangka, Novel Baswedan Soroti Dalih Kemanusiaan
-
Siaga Musim Hujan, Pemprov DKI Pangkas Sejumlah Pohon Sebelum Tumbang