Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mengungkap bahwa partainya sedang membangun komunikasi intens bersama Partai Amanat Nasional (PAN). Bahkan, PAN akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan sekretariat bersama.
"Alhamdulillah, kami terus membangun komunikasi dengan PAN. Besok itu adalah event pertama di mana PAN akan berpartisipasi di sekretariat bersama. Kita akan fokuskan dalam membangun platform ekonomi lapangan kerja," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (9/5).
Menurut Sandi, hampir setiap hari Gerindra melakukan pertemuan dan menjalin komunikasi bersama PAN. Pertemuan itu, berfokus kepada strategi koalisi dengan tawaran kemajuan ekonomi yang didukung pembukaan lapangam pekerjaan baru.
"Hampir tiap hari kita bertemu dengan PAN. Lapangan kerja akan menjadi fokus dari sekretariat bersama, khusus kita tawarkan sesuatu yang lain daripada yang lain," katanya.
"Orang asing memilih siapa capres siapa cawapres, sekretariat bersama kita dan koalisi kita sekarang fokusnya adalah bagaimana tawaran ekonomi kita dan kita harapkan tawaran ekonomi kita akan lebih baik dan akan dipilih masyarakat," lanjutnya
Pertemuan intens Gerindra bersama PAN, kata Sandi, memberikan sinyal kuat bahwa PAN akan memutuskan berkolaborasi dan menjadi basis dukungan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dalam pemilu 2019. Meskipun, ia tidak ingin terlalu percaya diri dengan sinyal tersebut.
"Ini sinyal kuat sekali. Tapi saya tidak ingin mendahului, karena pembicaraan mitra koalisi masih dalam tahap awal dan akan ada tahapan berikutnya. Jadi yang penting kita adalah menentukan, apa yang kita tawarkan program ekonomi untuk masyarakat," tutup Sandi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta