Suara.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) bersama dengan 50 orang anak yatim, menggelar aksi damai di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (10/5/2018) kemarin. Aksi yang diisi dengan pembacaan tahlil, yasin, doa, dan pemotongan tumpeng besar ini untuk memperingati satu bulan keluarnya putusan praperadilan tentang kasus Century.
"Acara itu untuk peringatan satu bulan putusan praperadilan century," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada Wartawan.
Dia mengatakan, dalam aksi dan doa mereka memohonkan agar KPK diberikan kekuatan dan keberanian dalam menjalankan perintah pengadilan serta menuntaskannya.
"Dalam doa memohon kepada Allah SWT untuk memberikan kekuatan, keberanian dan kelancaran kepada KPK untuk segera melaksanakan putusan Praperadilan Century," katanya.
Dia pun berharap agar KPK segera melakukan penyelidikan baru, sehingga dapat menjerat orang-orang yang diduga terlibat di dalamnya. Dia ingin, nama seperti mantan Wakil Presiden Budiono dan yang lainnya, diseret dalam kasus yang telah menjadikan Budi Mulya sebagai terpidana tunggal hingga saat ini.
"Segera melakukan penyidikan dan jika alat bukti sudah cukup maka segera menetapkan Boediono dan kawan-kawan menjadi tersangka," tutup Boyamin.
Foto: MAKI di depan gedung KPK. [Suara.com/Nikolaus Tolen]
Baca Juga: KPK Bahas Status Kasus Century Pekan Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK