Suara.com - Kabar baru menguak dari Departemen Imigrasi yang menyatakan mereka "baru saja" memasukkan nama mantan perdana menteri Najib Abdul Razak dan istrinya, Rosmah Mansor ke dalam daftar hitam.
Status tersebut keluar sekitar lebih dari dua jam lalu Direktur Jenderal Departemen Imigrasi Mustafar Ali mengatakan kepada Malaysiakini bahwa duo itu tidak masuk daftar hitam untuk sementara, setelah tercantum dalam situs web departemen.
"Departemen Imigrasi ingin mengonfirmasi bahwa Dato Sri Najib Tun Abdul Razak dan Datin Sri Rosmah Mansor baru saja masuk daftar hitam untuk meninggalkan negara itu," bunyi pernyataan Departemen di Facebook.
Memeriksa status mereka dengan Sistem Informasi Status Perjalanan Departemen Imigrasi (SSPI), menggunakan nomor IC mereka sekarang mengembalikan hasil "Sila rujuk ke pejabat imigresen terdekat" (Silakan merujuk ke kantor imigrasi terdekat) dengan huruf merah.
Basis data tersebut masih tidak dapat diakses secara lokal dan untuk pemeriksaannya harus menggunakan perwakilan luar negeri.
Dalam sebuah cuitan di Twitter, Najib sendiri menegaskan bahwa dia dan keluarganya, telah masuk daftar hitam dari bepergian.
"Saya baru saja diberitahu bahwa Departemen Imigrasi tidak mengizinkan saya dan keluarga saya (dari bepergian) ke luar negeri. Saya menghormati arahan dan akan bersama keluarga saya di negara ini," cuitnya.
Baca Juga: Sempat Masuk Daftar Hitam, Kini Status PM Najib dan Istri Berubah
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir