Suara.com - Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak dan sekitar sejak petang tadi, membuat ketinggian air sungai Ciliwung di Bendung Katulampa Bogor naik mencapai 120 centimeter atau siaga III.
Kepala Jaga Bendung Katulampa Bogor, Andi Sudirman mengatakan, kenaikan tinggi muka air (TMA) sungai Ciliwung tersebut terjadi sekitar pukul 19.06 WIB dan masih bertahan hingga sekarang.
"Saat ini, ketinggian muka air sungai Ciliwung di Katulampa masih bertahan pada titik 120 centimeter atau status siaga III," katanya, Jumat (18/5/2018).
Sedikitnya, ada 188.000 liter per detik air sungai Ciliwung yang mengalir melewati Bendung Katulampa Bogor menuju Jakarta. Air tersebut diperkirakan akan sampai di Jakarta dalam waktu 9 jam ke depan.
Sementara itu, kondisi cuaca di kawasan Puncak dan sekitarnya hingga kini masih diguyur hujan dengan intensitas ringan. Andi menghimbau agar masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Ciliwung agar berhati-hati mengingat curah hujan di Puncak masih tinggi.
"Kondisi saat ini di Puncak masih hujan. Kita akan terus memantau ketinggian air dan berkoordinasi dengan penjaga pintu air lainnya," pungkas Andi. (Rambiga)
Berita Terkait
-
Sandiaga Pastikan PAD Aman Jika Lepas Saham Bir Delta
-
Teror Bom dan Teroris, Warga Bogor Didatangi Tentara dan Polisi
-
TNI dan Polri Jaga 6 Titik Vital Asian Games Jakarta - Palembang
-
Polda Metro Tak Larang Warga Sahur on The Road Selama Ramadan
-
Tembok Penahan Tebing Ambrol, Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang