Suara.com - Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat Anwar Ibrahim dijadwalkan melakukan lawatan ke Jakarta, Minggu (20/5/2018), terkait dengan Peringatan 20 Tahun Reformasi.
Direktur Komunikasi Partai Keadilan Rakyat (PKR) Fahmi Fadli ketika dikonfirmasi di Kuala Lumpur, Sabtu (19/5/2018), membenarkan Anwar Ibrahim mempunyai jadwal ke Jakarta namun dia tidak menjelaskan secara rinci jadwal tersebut.
"Ya betul besok," jawab singkat anggota parlemen Lembah Pantai tersebut.
Beredar informasi bahwa tokoh reformasi Malaysia tersebut dijadwalkan bakal bertemu dengan mantan Presiden BJ Habibie di Jakarta.
Pada hari yang sama saat berada di Putrajaya, Anwar Ibrahim mengatakan, dirinya berencana melakukan perjalanan nasional untuk bertemu orang-orang dan menyatakan penghargaannya atas dukungan mereka terhadap Pakatan Harapan dalam pemilihan umum.
Anwar mengatakan perjalanan akan dimulai segera setelah fase pertama pembentukan kabinet telah selesai.
"Saya senang bahwa semuanya telah diselesaikan. Ini adalah paruh pertama kabinet. Kami berharap mereka baik-baik saja. Tidak seperti rezim sebelumnya, menteri kabinet kami akan diawasi ketat oleh rakyat," katanya.
Dia berbicara kepada wartawan setelah mendampingi istrinya, Wan Azizah Wan Ismail, Wakil Perdana Menteri Malaysia saat kunjungan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.
Anwar mengatakan belum memiliki kesempatan untuk benar-benar menghabiskan waktu bersama anak-anak dan cucu-cucunya karena selalu dikelilingi oleh para wartawan.
Anwar (71) dibebaskan segera setelah pengampunan penuh dari Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V pada 16 Mei 2018 lalu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
PM Anwar Ibrahim Jamin Malaysia Aman dari Krisis Pasokan Minyak
-
Tak Banyak Omong, Lobi Ajaib Anwar Ibrahim Bikin Kapal Petronas Bebas Lewat Selat Hormuz
-
Tegas, PM Malaysia Anggap Penyebar Hoaks Kenaikan Harga BBM sebagai Pengkhianat Negara
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Juga Menyasar Daerah 3T
-
Bukan Karena BOP! MUI Ungkap Rahasia di Balik Bebasnya 9 WNI dari Penjara Israel
-
Muncul Usul Jabatan DPR Cukup 2 Periode: Jangan Ada 'Kursi Abadi' di Senayan
-
IESR Sebut Solusi Energi Prabowo Berisiko Tambah Beban Fiskal: Sawit Mahal!
-
Dua KA Mogok Bersamaan di Pasar Senen, Penumpang Serayu Tertahan 4 Jam
-
Dukuh Atas Bakal Jadi Simpul Lima Moda Transportasi, Terkompleks di Indonesia
-
Kolaborasi Memperluas Akses Air Bersih di Wilayah 3T
-
Kolaborasi Perluas Akses Air Bersih di Kawasi, Dukung Kesejahteraan Masyarakat di Wilayah 3T
-
Kawal Hingga Tiba di Rumah! Pesan Tegas DPR Usai 9 WNI Dibebaskan dari Penjara Israel
-
Krisis Iklim Mengubah Politik Gender Rumah Tangga, Bagaimana Bisa?