Suara.com - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung menilai sosok Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, berpeluang menjadi calon wakil presiden pendamping Jokowi pada Pilpres 2019.
"Kalau dilihat secara formal memang peluang sosok ketua umum (Airlangga Hartarto) berada di atas," ujar Akbar Tandjung dalam acara Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Jakarta, Minggu (3/6) malam.
Akbar mengatakan, hingga saat ini dirinya di jajaran Dewan Kehormatan Partai Golkar tidak mengetahui secara persis pembahasan nama-nama calon wapres pendamping Jokowi. Namun, dia menekankan kalau memang Golkar akan mencalonkan presiden atau wakil presiden tentu akan melalui mekanisme pembicaraan internal.
Sedangkan untuk keputusan pendamping Jokowi, kata Akbar, tentu akan diserahkan sepenuhnya kepada Jokowi sendiri.
"Pak Jokowi yang akan menentukan siapa orang yang akan mendampinginya," kata Akbar.
Sejauh ini, internal Golkar secara bulat mendukung Airlangga Hartarto untuk diusulkan maju mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019. Hal ini ditegaskan seluruh pimpinan DPD Golkar se-Indonesia dalam silaturahim nasional di Jakarta, Jumat (1/6) lalu.
Para pimpinan DPD Golkar menyatakan akan mendorong Airlangga maju sebagai cawapres, namun mereka menekankan keputusan akhir tetap berada di tangan Jokowi. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati