News / Nasional
Rabu, 06 Juni 2018 | 00:59 WIB
Beredar foto di media sosial pertemuan antara Prabowo Subianto, Amien Rais dan Habib Rizieq Shihab di Makkah. (Foto: Istimewa)

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon sayangkan penghapusan foto unggahan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais di akun instagram pribadinya. Fadli belum bisa menyimpulkan siapa yang menghapus foto tersebut

Foto yang diunggah Amien di akun @Amienraisofficial yaitu foto terkait pertemuan dirinya dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dengan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Mekkah, Arab Saudi beberapa hari yang lalu.

"Saya nggak tahu, masih simpang siur siapa yang menghapus itu?" kata Fadli di DPR, Jakarta, Selasa (5/6/ 2018).

Fadli mengatakan media sosial tak lain merupakan ruang publik yang bebas dimiliki oleh setiap orang dan setiap orang berhak mengelola akun pribadinya masing-masing, selama tidak melanggar Undang-Undang yang ada.

Mestinya, akun media sosial yang menjadi miliki pribadi tidak dapat bisa diintervensi oleh pihak mana pun, termasuk oleh pusat media sosial tersebut.

Wakil Ketua DPR menegaskan, foto yang diunggah Amien bukanlah foto yang mengandung unsur pornografi, fitnah atau hoax. Menurut dia, aksi penghapusan sepihak tersebut tak lain adalah pemberlakukan sensor yang tidak pada tempatnya.

"Kalau ini dilakukan satu sensor dari pihak atau tangan yang invisibel, tangan-tangan yang tidak terlihat, menurut saya ini bagian dari suatu pemberangusan demokrasi dan alat-alat yang merupakan bagian dari ruang publik yang sah. Tidak boleh, seharusnya. Atau kecuali atas keinginan sendiri itu dihapus," tutur Fadli.

Namun, jika penghapusan dilakukan secara sepihak tanpa ada penjelasa kepada pemilik akun, menurut dia itu adalah bagian dari rekaya kekuasaan untuk memberangus demokrasi.

"Atau ini mengurangi, melemahkan dalam tanda petik lawan politiknya," kata Fadli.

Load More