Suara.com - Jumat (8/6/2018) hari ini Arus mudik lebaran 2018 sudah dimulai. Polisi sebagai menjaga keamanan ruas jalan dan membuat aman masyarakat selama mudik telah menyiapkan ribuan pos yang disiagakan.
Sekaligus kekuatan personil sebanyak 117 ribu anggota. Sementara jumlah pos mudik se-Indonesia sebanyak 3.097 pos pengamanan. Kemudian ada 1.112 pos pelayanan dan 7 pos terpadu.
"Untuk semua tinggal dilaksanakan," kata Kepala Bagian Penerangan Satuan Mabes Polri Komisaris Besar Yusri Yunus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (8/6/2018).
Menurut Yusri, untuk pos terpadu yang merupaka pos pengendali di tempatkan di titik penting seperti di Nagreg, Jawa barat. Adapun semua instansi terkait seperti Dishub, TNI dan lainnya akan terhubung dengan call center.
Selanjutnya, Yusri ada 12 pos cek poin. Pos ini disiapkan bagi pemudik yang memakai kendaraan roda dua disipakan pula tempat pemberhentian.
Selanjutnya, Polri juga bekerjasama dengan sejumlah perusahaan yang berkaitan dengan mudik lebaran. Kemudian Polri, juga antisipasi pengamanan disejumlah titik - titik seperti 876 terminal, 418 stasiun, 650 pelabuhan, 207 bandara, 3.002 pusat perbelanjaan, 2.697 objek wisata, serta 204.713 masjid.
Yusri mengatakan ada sepuluh Polda yang menjadi prioritas dalam menjaga arus mudik yakni Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Metro Jaya, Polda DIY, Polda Sumsel, Polda Lampung, Polda Banten dan Polda Bali.
Selain itu, Polri juga dibantu PT. Pertamina dalam menyiagakan stok bahan bakar bagi para pemudik. Adapun Pertamina menyiapkan startegi dengan menyiapkan motor agar tak pengemudi didalam ruas tol mengisi bahan bakar tertuju kepada rest area yang dapat mengakibatkan kemacetan.
"Ya, sifatnya dia berkeliling baik itu dalam bentuk jerigen menggunakan motor, itu antisipasi ya," ujar Yusri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur