Suara.com - Korlantas Polri merilis data kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2018. Secara umum jumlah kecelakaan pada Lebaran kali ini cenderung menurun dibanding Lebaran 2017 lalu.
Dari data yang tercatat oleh petugas Ops Ketupat Lebaran 2018 Korlantas Polri, total kecelakaan selama mudik 2018 ini sebanyak 163 kejadian. Jumlah tersebut menurun empat persen dibanding tahun lalu yang mencapai 189 kejadian.
Akan tetapi, untuk jumlah korban meninggal dunia sampai H-5 Lebaran 2018 meningkat 35 persen dari tahun lalu. Korban meninggal dunia yang tercatat mencapai 40 korban jiwa.
"Korban meninggal dunia 40 orang. Tahun kemarin 17 orang, ada kenaikan pada hari ini," kata Kompol Riona, anggota Posko Angkutan Lebaran Terpadu Korlantas Polri, Senin (11/6/2018).
Jumlah kecelakaan tertinggi terjadi di Jawa Tengah yakni sebanyak 17 kecelakaan kemudian di Jawa Timur dengan total 54 kecelakaan.
Data kecelakaan roda dua yang melibatkan pemudik di seluruh Indonesia berjumlah 48 kendaraan dan non-mudik 165 kendaraan.
"Dilihat dari 2017 menurun sekitar 46 persen," kata Riona.
Selain itu, untuk jumlah korban kecelakaan dengan luka berat tercatat ada 42 korban. Jumlah ini meningkat dari tahun lalu sebesar 17 persen.
Sementara untuk luka ringan, hingga H-5 menurun 14 persen dibanding 2017 lalu dengan total 213 korban.
Berita Terkait
-
Arus Mudik, Ini Empat Jalan Rawan Kemacetan di Kota Surabaya
-
Hadapi Puncak Mudik di Pelabuhan Merak, Ini Pesan Menteri Puan
-
H - 5 Lebaran 2018, Pemudik Naik Motor Meningkat 20,8 Persen
-
Tinjau Pelabuhan Merak, Kapolri: Waspadai Teroris Jaringan Banten
-
Didatangi Sandiaga, Harga Daging Sapi dan Ayam di Senen Naik
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Bagaimana Nasib Haji 2026?
-
Terekam Jelas CCTV! Polisi Beberkan Jejak Pelarian Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus
-
Fakta Baru Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Pelaku 4 Orang, Sudah Diintai dari Depan KFC Cikini
-
H-5 Lebaran, 10 Ribu Orang Sudah Tinggalkan Jakarta dari Terminal Kampung Rambutan
-
Usai OTT Bupati, KPK Ungkap Catatan Merah Pengadaan Barang dan Jasa di Rejang Lebong
-
Trump Minta Bantuan Sekutu Amankan Selat Hormuz, Jepang hingga Australia Enggan Kirim Kapal
-
Anomali Lelang KPK, Mengapa Dua HP OPPO Harga Rp73 Ribu Bisa Terjual Rp59 Juta?
-
Aktivis Senior Bongkar Sosok Rismon Sianipar: Sejak Awal Curiga Dia Agen yang Disusupkan
-
DPRD Kota Bogor Bahas Program dan Target PDAM Tirta Pakuan untuk Tahun 2026
-
Presiden AS Donald Trump: Setelah Iran Selesai, Selanjutnya Kuba