Suara.com - Kegiatan Lomba Pukul Beduk se-Pulau Lombok di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang dirangkaikan dengan semarak takbiran Idul Fitri 2018, menyambut 1 Syawal 1439 Hijriah, berhasil memecahkan Rekor MURI.
"Alhamdulillah, berbagai kendala, termasuk kekurangan beduk untuk 1.000 peserta lomba bisa terpenuhi sesuai target mendapatkan Rekor MURI," kata Ketua Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) NTB Nanang Edward di Mataram, Kamis malam (14/6/2018).
Nanang yang dikonfirmasi di sela menyaksikan peserta pawai takbiran di depan Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, mengatakan piagam penghargaan MURI diserahkan perwakilan dari MURI dan Kementerian Pariwisata kepada Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi.
"Sementara saya mendampingi, sebab kegiatan semarak takbir 1.000 beduk menjadi bagian tanggung jawab kami," katanya.
Nanang berharap, kegiatan-kegiatan bernuansa religius tetap dilaksanakan setiap tahun untuk melestarikan budaya religius di Bumi Paer NTB khususnya Kota Mataram.
"Bila perlu kegiatan religius diperbanyak, sehingga kegiatan yang dilaksanakan pemuda bisa lebih mengarah kepada hal-hal yang positif," ujarnya.
Sebelumnya, Nanang mengakui, sangat khawatir lomba "Pukul Beduk" tidak bisa memecahkan Rekor MURI, karena sampai H-1 kegiatan, panitia baru bisa menyiapkan 65 persen beduk dari target 1.000 beduk untuk memecahkan Rekor MURI.
Sementara, 35 persen kekurangan beduk tersebut terus diupayakan untuk meminjam dari sejumlah kabupaten/kota lain, seperti dari kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat dan dari sejumlah sekolah yang memiliki fasilitas beduk. (Antara)
Berita Terkait
-
Bacaan Takbir Muqayyad yang Dikumandangkan Saat Idul Adha hingga Hari Tasyrik
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
Takbir Idul Adha Berlangsung Berapa Lama? Ini Hukumnya Menurut Para Ulama
-
7 Kali Takbir Idul Adha Baca Apa? Ini Bacaan Takbirnya
-
Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis