Suara.com - Ratusan Relawan Joko Widodo menggelar perayaan ulang tahun Presiden RI di Taman Pandang, Monas, Jakarta Pusat. Meskipun diguyur hujan, sejumlah kegiatan dilakukan terutama memotong tumpeng dan meniup lilin di atas kue ulang tahun.
Namun ada yang tampak unik di antara relawan yang datang tersebut. Inof, lelaki berusia 55 tahun yang merupakan warga Bintaro, terlihat mengenakan jaket jeans hitam yang mirip dengan jaket yang pernah dipakai Jokowi saat kunjungan ke Sukabumi beberapa waktu lalu.
Jaket jeans hitam tersebut dilukis oleh Inof sendiri dengan menggunakan cat. Di bagian dada nampak gambar peta dengan paduan warna merah putih. Sedangkan di bagian punggung, terlihat lukisan wajah Jokowi yang mendominasi.
Ia mengatakan alasan pembuatan jaket tersebut karena rasa kagumnya pada sosok Jokowi. Ia mengaku sudah menyukai Jokowi sejak tahun 2012, saat Jokowi masih menjadi Walikota Solo.
“Awalnya saya lihat pas Opera van Java Road ke Solo tahun 2012 nonton TV. Melihat dia duduk bareng warganya di bawah. Dari situ timbul simpati bahwa inilah seorang pemimpin,” ujarnya kepada Suara.com, di Taman Pandang, Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/6/2018).
Melihat dari sikap yang ditunjukkan Jokowi tersebut, ia merasa Jokowi merupakan sosok pemimpin yang merakyat.
“Kayaknya dia itu tidak punya sikap 'Ini loh gue penguasa',” ujarnya.
Dari masa pilgub, Inof sudah menjadi relawan. Dirinya kerap mendokumentasikan seluruh kegiatan para relawan Jokowi.
Baca Juga: Menhub Bantah Tak Perhatikan Layanan Transportasi Laut
Karena rasa kagum tersebut, ia pun meluangkan waktunya melukis jaket yang mirip dengan jaket milik Jokowi.
Ia mengatakan bahwa pembuatan jaket itu memakan waktu 1 bulan karena banyaknya kegiatan yang ia lakukan bersama relawan Jokowi yang lain.
“Ya karena sibuk kerja dan kegiatan relawan ini, makanya pembuatan jaket jadi makan waktu selama satu bulan,” ungkap lelaki yang datang menggunakan sepeda motor sendiri tanpa ditemani istri maupun anaknya ini.
Dikatakan bahwa bagian tersulit dari pembuatan jaket tersebut adalah saat melukis wajah Jokowi.
Di hari ulang tahun Jokowi ini, ia pun menyampaikan harapannya agar Jokowi dapat melangkah kembali pada priode berikutnya dan membangun Indonesia lebih bagus lagi.
“Jangka 5 tahun belum cukup waktunya untuk merealisasikan programnya. Kepemimpinannya saat ini bagus, tidak terpengaruh yang lain. Dan Pak Jokowi didukung menteri yang mau kerja untuk membantu dia. Bangga sekali,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender