Pada 19 Desember 2014, predator Tábata diperkenankan keluar dari penjara karena bertingkah laku baik dan rajin bekerja selama dibui.
Namun perempuan yang kini telah dewasa itu tak putus semangat. Ia meminta hakim kembali meninjau kasusnya. Memberikan pernyataan bahwa sebagai pelaku pelecehan hukuman yang didapat si predator terlampau ringan.
Dan tepat 12 tahun setelah kejadian pelecehan pertama kali yang dialaminya, Tábata menangkap lelaki itu dengan kedua tangannya sendiri, berbekal surat pengadilan.
Satu tangan menggenggam kuat lengan pemerkosa itu, sementara tangan lainnya mengokang pistol. Ia sendiri yang memborgolnya, mengantar ke sel, serta mengunci pintunya.
Itulah hari kemenangan Tábata serta para perempuan korban pemerkosaan lainnya. Ia lega, 21 Desember 2017, di usia 26 tahun, Tábata telah memutus siklus yang menghantuinya selama ini.
“Memegang sendiri si pelaku dan membawanya ke penjara adalah bagian dari proses penyembuhan,” tandasnya.
“Para ibu harus berbicara banyak dengan anak-anak mereka dan mendesak mereka untuk menceritakan tentang perilaku orang dewasa yang tidak senonoh, atau tidak pantas, dan harus percaya cerita versi anak-anak. Korban tidak bersalah. Kejadian bukan terjadi karena postur anak atau busana yang menantang. Namun si penyerang yang memang “sakit”.”
BBC
Baca Juga: Dikira Non Muslim, Baim Wong Nyaris Jauhi Paula Verhoeven
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu