Suara.com - Pasangan tunggal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah - Sachrudin mendeklarasikan kemenangan melawan kotak kosong pada Pilwakot Tangerang, Rabu (27/6/2018).
Arief mengklaim sudah memperoleh suara 86 persen melalui hitung cepat yang dilakukan oleh tim pemenangannya melalui berkas C1 yang dihitung saksi paslon ditiap-tiap TPS, terhitung dari pukul 16.30 WIB.
"Pada hasil penghitungan sementara, kalau melihat data yang masuk walaupun masih bergerak, Insya Allah sejauh ini 86 persen masyarakat memberikan amanah pada saya dan Pak Sachrudin untuk memajukan pembangunan kota Tangerang," kata Arief di kediamannya kepada awak media di Karawaci, Tangerang.
Ia melanjutkan, data tersebut berdasarkan pada hasil real count dan quick count yang dilakukan tim pemenangan mereka. Terhitung sejak pukul 16.00 WIB, data yang sudah terhimpun mencapai 70 persen.
"Ini hampir 605 ribu data yang masuk. Berarto kurang lebih 101 ribu orang yang milih kotak kosong atau 14 persen dari data keseluruhan," terangnya.
Ia pun menjelaskan, meski tidak mempunyai pasangan saingan, dia tetap tidak lengah dalam berkampanye. Terlebih, ungkap Arief, ada masyarakat yang menyuarakan gerakan kotak kosong melawan dirinya dan Sachrudin.
"Jadi kalau bicara tak ada penantang, kita tahu ada gerakan kotak kosong, ada masyarakat yang berusaha jadi tantangan bagi kita. Tapi semangatnya inilah demokasi, masyarakat harus dibuka pilihanya dan harus tercerdaskan," ujar Arief.
Seperti diketahui, Pilwakot Tangerang 2018 hanya diikuti pasangan calon tunggal, yakni Arief R Wismansyah-Sachrudin.
Pasangan yang diusung Partai Demokrat tersebut, merupakan petahana yang sudah memimpin Kota Tangerang sejak tahun 2013.
Baca Juga: Kunjungi TPS Pilkada di Sumenep, Petugas Bawaslu Dianiaya
1.027.522 warga Tangerang terdaftar sebagai pemilih dalam Pilkada ini. Tercatat ada 3.091 TPS untuk pencoblosan. [Anggy Muda]
Berita Terkait
-
Trauma Pilkada Gagal, Bawaslu Turun Gunung Kawal Ketat Pemilihan Ulang di Pangkalpinang
-
H-1 Pilkada Ulang Pangkalpinang, Pimpinan Bawaslu Sidak dan Kaget Temukan TPS Rawan Banjir
-
Kotak Kosong Menang: Pimpinan Bawaslu Turun Gunung Awasi Pilkada Ulang di Bangka dan Pangkalpinang
-
Coret Satu Paslon, Dalih KPU Ogah Pakai Sistem Kotak Kosong di Banjarbaru
-
Tak Mau Pengusul Pilkada Dipilih DPRD Disebut Tak Pro Demokrasi, Bupati Terpilih Situbondo: Ayo Dong Diperbaiki
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar