Suara.com - Sebuah tamparan keras dari rakyat yang memilih kotak kosong dalam Pilkada serentak lalu membuat Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu RI tak mau main-main. Tiga pimpinan Bawaslu RI dipastikan akan turun gunung untuk mengawasi langsung jalannya Pilkada ulang di Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang, pada Rabu (27/8) besok.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada lagi kecolongan dalam pesta demokrasi yang terpaksa diulang karena calon tunggal gagal merebut hati rakyat.
Komisioner Bawaslu RI, Puadi, mengonfirmasi bahwa ia bersama Ketua Bawaslu Rahmat Bagja dan komisioner Herwyn JH Malonda akan terjun langsung ke lapangan. Tujuannya untuk memastikan semua prosedur berjalan sesuai aturan.
"Pimpinan Bawaslu RI juga akan turun langsung untuk mengawasi secara supervisi," kata Puadi saat dihubungi, Selasa (26/8/2025).
Menurut Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran ini, supervisi langsung dari pusat ini adalah untuk menjamin bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat mematuhi setiap detail peraturan perundang-undangan.
"Untuk memastikan semua prosedur pengawasan dan pelaksanaan PSU (Pemungutan Suara Ulang) sesuai peraturan perundang-undangan," tegasnya.
Berawal dari Kotak Kosong Menang Telak
Pilkada ulang di dua wilayah ini memang bukan kejadian biasa. Ini adalah buntut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengesahkan kemenangan kotak kosong.
Dalam pemilihan serentak sebelumnya, pasangan calon tunggal di Bangka dan Pangkalpinang ternyata gagal meyakinkan para pemilih. Warga justru lebih banyak yang mencoblos kolom kosong, sebuah bentuk penolakan yang sangat telak dan menjadi preseden memalukan bagi para kontestan.
Baca Juga: Salut! Bripka Fardiansyah, Sosok Polisi yang Peduli dan Rela Menghibur dengan Kostum Badut
Belajar dari kegagalan sebelumnya, Pilkada ulang kali ini dipastikan akan lebih kompetitif. Tidak ada lagi calon tungal yang melawan kotak kosong.
- Pilkada Ulang Bangka:
Feri Insani - Syahbudin
Naziarto - Usnen
Aksan Viksawan - Rustam Jasli
Andi Kusuma - Budiyono
- Pilkada Ulang Pangkalpinang:
Radmida Dawam - Eka Mulya
Maulan Aklil - Zeky Yamani
Saparuddin - Dessy Ayutrisna
Basit Sucipto - Dede Purnama Alzulami
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK