Suara.com - Manajemen PT Jakarta International Container Terminal (JICT) menyatakan akan mendukung penuh upaya Kepolisian Pelabuhan Tanjung Priok untuk menyelidiki kasus penembakan terhadap mobil salah satu pekerja JICT hingga tuntas dan berhasil menangkap pelakunya. Termasuk mengungkap motif dari pelaku.
"Manajemen turut prihatin terhadap peristiwa yang menimpa mobil salah satu pekerja JICT. Kami berharap kepolisian dapat segera mengusut dan mengungkap kasus ini secara tuntas," ujar Wakil Direktur Utama JICT Riza Erivan di Jakarta, Kamis (28/6/2018).
Riza menambahkan untuk membantu upaya kepolisian, JICT akan menyampaikan dokumentasi yang terekam pada CCTV dan data-data lain di lokasi kejadian.
Dari rekaman CCTV itu diharapkan terdapat informasi awal yang akan mengungkap kasus ini karena selama ini kondisi di JICT cukup kondusif dengan tingkat keamanan yang sangat baik.
"Kami sangat kaget dengan adanya peristiwa ini. Manajemen selama ini telah berupaya untuk menciptakan situasi dan lingkungan kerja yang aman dan kondusif. Kami tidak pernah berkompromi dengan aspek keamanan dan standar kerja di JICT," tambah Riza.
Terkait kasus ini, Riza meminta pekerja dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di JICT untuk tidak berspekulasi terlalu jauh.
Selain persoalannya sedang diusut oleh pihak berwajib, kasus ini juga tidak terkait dengan kinerja perusahaan.
Riza meminta pekerja tetap tenang dan menjalankan aktivitas kerja seperti biasa.
"Sebagai perusahaan pengelola terminal petikemas terbesar di Indonesia peran JICT sangat strategis dalam mendorong perekonomian nasional. Spekulasi yang terlalu jauh terhadap kasus ini tidak akan menguntungkan pekerja dan juga perusahaan. Semoga kasus ini segera tuntas, sehingga JICT dapat terus berkontribusi besar bagi perekonomian bangsa," tegas Riza.
Baca Juga: Penembakan Misterius di Tanjung Priok, Polisi Periksa Dua Satpam
Pada Rabu (27/6/2018) malam sekitar pukul 23.00 WIB, mobil salah satu pekerja JICT, Sugiyanto, ditembak oleh orang tidak dikenal dengan airsoft gun.
Di dalam mobil itu ditemukan sebutir gotri dan kaca depan pecah. Hingga saat ini aparat Kepolisian Tanjung Priok sedang melakukan penyelidikan terkait latarbelakang dan motif peristiwa tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil
-
Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas
-
Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan
-
Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata
-
Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!
-
Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump
-
Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda
-
Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?
-
Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas
-
Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka