Suara.com - Heboh, tersebar sejumlah foto yang menampilkan perbedaan angka hasil Pemilihan Wali Kota Makassar pada portal info pemilu KPU dengan model C1 KWK, Jumat (29/6/2018).
Foto-foto C1 KWK yang tersebar di media sosial saat dicocokkan dengan portal info pemilu KPU terdapat perbedaan signifikan. Terlebih di sejumlah TPS, Kelurahan Bonto Duri, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Salah satu contoh C1 yang beredar pada TPS 06, Kelurahan Bonto Duri, Kecamatan Tamalate, perolehan suara mengungulkan kotak kosong dengan 138 suara dari 232 suara sah. Tujuh suara batal. Sementara paslon Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi memperoleh 94 suara.
Namun angka itu berbeda dengan yang ditampilkan pada info pemilu KPU atau infopemilu.kpu.go.id. Sebanyak 239 kertas terpakai, dan paslon tunggal Appi-Cicu memperoleh 238 suara, sementara kotak kosong hanya 1 suara. Tanpa suara batal.
Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Abdullah Mansyur mengakui pada pengunduhan data di portal info pemilu kemungkinan terdapat kesalahan. Untuk itu pihaknya mengaku tidak berpatokan pada hasil rekap hitung cepat, melainkan hasil penghitungan berjenjang yang masih digelar di semua PPK.
"Proses upload C1 dengan entry C1 itu dari TPS adalah menampilkan apa adanya dari TPS, salah menginput atau benar menginput, itu akan diinput oleh petugas operator. Jadi ditampilkan apa adanya dan memang banyak kesalahan penulisan di tingkat PPS dan nanti diperbaiki di tingkap rekap yang dilakukan hari ini di semua kecamatan," jelasnya saat ditemui di Hotel Clarion.
Abdullah meminta masyarakat mengawasi semua proses perhitungan suara dari PPK hingga KPU nantinya. Ia juga mengharap semua pihak menunggu hasil pleno penetapan oleh KPU Makassar.
"Suara resmi tunggu dari KPU, yang sekarang masih bisa berubah dari tingkat rekap. Masyarakat bisa memantau, ada saksi dari paslon dan ada panwas yang bisa mengawasi," katanya. (Lirzam Wahid)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Sindir Jokowi? Hasto Soroti Simbol 21061961 di Film Ghost in the Cell: Joko Anwar Sangat Cerdas!
-
Bikin Buruh Tertawa, Kapolri Ingin Jadi Aktivis Usai Pensiun: Mau Demo Pak Jumhur!
-
Abaikan Aspirasi Rakyat Berujung Korupsi, PDIP: Kasus BGN Harusnya Bisa Dicegah Sejak Awal!
-
Heroik! Niat Bantu Warga, Petugas Damkar Malah Tertimpa Gedung dan Harus Jalani CT Scan
-
Tolak Tawaran Masuk Pemerintahan Prabowo, Andi Gani: Saya Pilih Jadi Presiden Buruh
-
Transisi Energi di Laut Janjikan Masa Depan Hijau, Tapi Bagaimana Nasib Masyarakat Pesisir?
-
Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan
-
Jaga Jarak Etik! Satgas PKH Harus Hindari Celah Konflik Kepentingan Dalam Penertiban
-
Kenaikan Permukaan Laut Ancam Kemampuan Mangrove Menyimpan Karbon
-
Prabowo: Jangan Takut Dihina, Saya Jadi Presiden pun Masih Sering Diejek!