Suara.com - Ketua komite penyelenggaraan Asian Games 2018 (Inasgoc), Erick Thohir, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat umum, khususnya yang di Jakarta, apabila pada saat pelaksaan Asian Games nanti akan terjadi kemacetan di Jakarta.
"Mohon maaf kepada para warga, yang kelas menengah atas terutama, yang punya mobil, kalau di sana-sini agak sulit, ya tapi kan ini untuk Indonesia ya," kata Erick usai melepas peserta Fun Run di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (1/7/2018).
Meski demikian, Erick mengklaim pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi kemacetan akibat Asian Games.
"Saya rasa sudah koordinasi dengan Gubernur DKI. Memang kan kalau masalah kemacetan, DKI yang lebih paham dari kami. Nah, bukan berarti kita melepas diri. Kita merupakan satu kesatuan," ujar Erick.
Selain itu, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko MPK), Puan Maharani, juga akan melakukan koordinasi bersama jajarannya untuk sama-sama memikirkan dampak dari penyelenggaraan Asian Gemes, terutama soal kemacetan.
"Nanti rencana juga Ibu Puan akan buat rapat terbatas bagaimana yang namanya juga kemacetan, keamanan, akan di-review lagi supaya ini berjalan lancar untuk di kemudian hari," tutur Erick.
Untuk diketahui, setelah 58 tahun yang lalu, Indonesia kembali dipercaya sebagai tuan rumah Asian Games ke-18. Pertandingan berbagai cabang olah raga antar negara-negara di Asia, akan digelar di Jakarta dan Palembang. Asian Games akan dibuka pada tanggal 18 Agustus 2018 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk
-
Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan
-
BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan JKN Sudah Sesuai Prinsip Syariah
-
Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi
-
Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
Prabowo Jadi Mediator? RI Mulai Jalin Komunikasi Rahasia dengan Iran dan Amerika Serikat
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi AS, Indonesia Tetap Tawarkan Diri Jadi Mediator
-
Junaedi Saibih Divonis Bebas dalam Kasus Suap Vonis Korupsi Ekspor CPO
-
Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi
-
Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya