Suara.com - Istri Calon Wakil Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika yang mencalonkan bupati pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, unggul dalam penghitungan suara yang digelar Komisi Pemilihan Umum setempat, Rabu (4/7/2018).
"Sesuai dengan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Purwakarta, pasangan bupati dan wakil bupati Anne Ratna Mustika-Aming meraih suara terbanyak," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat Ramlan Maulana, di Purwakarta.
Total suara yang masuk pada rekapitulasi sebanyak 518.428. Dari total suara yang masuk itu, terdapat suara tidak sah sebanyak 22.062 dan sebanyak 496.366 suara sah.
Hasil rekapitulasi tersebut, pasangan Anne-Aming yang diusung Partai Golkar, Nasdem, Demokrat, PAN, Hanura dan PKB meraih 218.429 suara. Raihan suara isteri mantan Bupati Purwakarta itu jauh meninggalkan perolehan suara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta lainnya.
Untuk raihan suara terbanyak kedua diraih pasangan yang maju dari jalur perseorangan, Zaenal Arifin-Lutfi Bamala. Pasangan ini meraih 190.607 suara, disusul pasangan Padil Karsoma-Acep Maman yang diusung PDI Perjuangan dan PPP, meraih 87.330 suara.
Ramlan menyatakan, rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta 2018 di tingkat KPU Purwakarta telah selesai.
Hasil rekapitulasi itu menunjukkan kemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Anne Ratna Mustika-Aming. Terkait dengan hasil rekapitulasi tersebut, Ramlan mempersilakan pihak yang tidak menerima hasil rekapitulasi untuk mengajukan gugatan ke MK. (Antara)
Berita Terkait
-
Tagar #2019GantiPresiden Disebut-sebut Jadi Penyebab Kekalahan 2D
-
Kalah di Pilkada Jabar, Dedi Mulyadi Salahkan #2019GantiPresiden
-
Hasil Pilkada Serentak Berpengaruh pada Pemilu 2019? Ini Kata SBY
-
Hasil Quick Count Beda dengan Survei, SBY : What's Going On?
-
Deddy Mizwar Dikalahkan Ridwan Kamil di Kandang
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Gagal Salip Bus dari Kiri, Pemotor Tewas Hantam Separator Jalur TransJakarta Kampung Melayu
-
Kecelakaan TransJakarta di Gunung Sahari: Pemotor Tewas Usai Nekat Terobos Jalur Busway
-
Sidang Praperadilan Yaqut, Pakar Hukum Kesulitan Maknai Kedudukan Pimpinan KPK dalam UU KPK Baru
-
Kemenpar Sebut Pariwisata Bali Tetap Stabil di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Ahli di Praperadilan Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Kewenangan Penyidik, Bukan Pimpinan KPK
-
Soal Kerugian Negara Kasus Pertamina, Febri Diansyah Ingatkan Putusan Pengadilan Tipikor
-
Tembakan Polisi Tewaskan Remaja di Makassar, Polri Klaim Penggunaan Senpi Terus Dievaluasi
-
Larang Ada Interupsi dalam Sidang Praperadilan Yaqut, Hakim ke KPK: Ini Bukan Acara Talkshow TV
-
Kena Jebakan Rusia, Reza Pahlavi Rela Negaranya Dibom dan Sebut "Perang Salib"
-
Bareskrim Rampas dan Setor Uang Rp58,1 Miliar Hasil Kejahatan Judi Online ke Negara