News / Nasional
Sabtu, 07 Juli 2018 | 08:24 WIB
Proses evakuasi seorang kakek berusia 60 tahun bernama I Made Simpen, yang jatuh dari tebing setinggi 20 meter di Dusun Bebandem, Karangasem, Jumat (6/7/2018). (Istimewa)

Suara.com - Seorang kakek usia 60 tahun yang jatuh dari tebing setinggi 20 meter di daerah Karangasem, Bali, ditemukan selamat, meski proses evakuasinya cukup sulit.

Kondisi tebing curam dengan ketinggian 20 meter membuat warga tidak berani langsung mengevakuasi dan memutuskan untuk menunggu bantuan tim SAR. Lokasi tebing jatuhnya korban yang merupakan warga Banjar Dinas Pengawan, Desa Sibetan itu berada di tengah sawah Subak Gantalan Dua, Dusun Bebandem, Karangasem, Jumat (6/7/2018).

Dari laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dari Sudiana, diketahui bahwa identitas korban atas nama I Made Simpen (60). Keterangan dari pihak keluarga, kakek paruh baya itu sudah pergi dari rumah sekitar pukul 05.00 Wita.

Keluarganya sempat melakukan pencarian tapi hasilnya nihil, sampai mereka mendapatkan informasi bahwa I Made Simpen terjatuh ke jurang. Menurut cerita petugas yang berada di lokasi, korban bermaksud pergi mencari tukang potong kayu dan harus melewati jalanan sempit yang curam, tapi dalam perjalanan ia terpeleset dan jatuh dari tebing.

"Kejadian sekitar pukul 10.00 Wita dan 10 menit setelahnya kami terima laporannya dari BPBD, tim rescue dari Pos SAR Karangasem segera bergerak ke lokasi, kira-kira 20 menit waktu yg dibutuhkan hingga tim tiba di lokasi," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana.

Kebetulan saat terima laporan, ia masih standby di Karangasem untuk memantau kondisi masyarakat yang terdampak aktivitas Gunung Agung. "Jadi, langsung saya gerakkan personel dengan peralatan mountenering," imbuhnya.

Ketika ditemukan korban masih dalam kondisi sadar dan diduga mengalami patah tulang belakang. Selanjutnya korban dibawa ke atas dengan menggunakan tandu.

Meskipun medannya curam, tim SAR terbantu dengan keberadaan warga yang ikut bergantian menggotong korban. Akhirnya pada pukul 11.45 Wita proses evakuasi berhasil dilakukan. "Dari bawah hingga diantarkan ke ambulans jaraknya sekitar 300 meter, dan banyak warga yang membantu, tadi juga kita amankan dengan tali agar tidak membahayakan warga yang ikut terlibat proses evakuasi," ungkap salah seorang personel Basarnas.

Selanjutnya kakek yang jatuh dari tebing tersebut dibawa ke RSUD Karangasem dengan menggunakan ambulans milik Puskesmas Bebandem agar mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. (Sukis Wanti)

Baca Juga: Disetubuhi Berkali - kali hingga Hamil, Anak di Bawah Umur Aborsi

Load More