Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan tidak akan ikut mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dalam Pemilu 2019.
Sebab, Tjahjo mengakui tidak etis sebagai Mendagri maju menjadi caleg meskipun tidak ada aturan yang melarang.
“Walaupun boleh secara undang-undang dan saya orang partai, tapi saya tetap sebagai pembantu presiden di Kemendagri,” kata Tjahjo ditemui di kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (9/7/2018).
Selain itu, juga jadi tidak etis karena sebagai Mendagri akan sering berhubungan langsung dengan Komisi Pemilihan Umum dan Bawaslu dalam tahapan pemilu.
Meski secara pribadi Tjahjo meyakini nanti bisa memilah posisinya sebagai Mendagri dan caleg, hal itu tetap dinilainya tidak baik.
“Bagaimana nanti kalau misalnya saya mendaftar sebagai caleg, terus saya komunikasi dengan KPU dan Bawaslu? Walaupun saya memilah posisi saya sebagai Mendagri, tapi teman-teman kan tahu saya caleg,” ujar dia.
Maka dari itu, dia menegaskan tidak akan ikut maju jadi caleg 2019 dan memilih untuk menyelesaikan tugasnya sebagai Mendagri sampai pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla selesai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut