Suara.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan beserta jajarannya mendatangi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018). Bawaslu melakukan kunjungan sosialisasi pengawasan calon pesera Pileg dan Pilpres mendatang.
Abhan mengatakan kunjungan Bawaslu ke kediaman SBY sama seperti kunjungan ke beberapa Partai yang sebelumnya telah dikunjungi. Dirinya mengatakan jajaran Bawaslu menjalin silaturahmi ke 16 pimpinan partai politik sebagai peserta pemilu 2019.
"Pertama ini sosialisasi pengawasan, khususnya dalam memasuki tahapan pencalonan anggota DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten kota," kata Abhan di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).
Dalam kunjungannya, Bawaslu menyampaikan soal fakta integritas kepada Ketua Umum Partai Demokrat beserta Sekjen. Bawaslu menghimbau dan berharap Demokrat mengusung politisi yang bersih dan membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia.
"Maka ada beberapa fakta integritas yang sudah ditandatangani oleh Pak Ketum dan Sekjen yang isinya adalah tidak mengusung atau mencalonkan napi koruptor, napi teroris, napi narkoba, dan napi kejahatan seksual," jelasnya.
Dalam fakta integritas yang disampaikan Bawaslu, Abhan juga mengatakan jika dalam proses pencalonan tidak terdapat politik uang, keterkaitan perempyan dalam proses pencalonan, serta tidak menggunakan isu SARA dalam kampanye.
"Dan juga fakta integritas dalam proses pencalonan tidak ada money politik, mahar politik, dan juga dalam kampanye tidak menggunakan isu-isu SARA, dan juga soal keterkaitan perempuan di dalam proses pencalonan. Saya kira itu dan fakta integritas sama isinya dengan fakta integritas yang telah ditandatangani oleh partai lainya setelah kami kunjungi," tutur Abhan.
Disinggung soal pertemuan yang dilakukan di kediaman SBY, Abhan menyebut tidak ada hal spesial terhadap Partai Demokrat.
"Tidak ada. Semua sama. Kami berharap bisa ditemui semua oleh ketua umum dan sekjen. Dan kebetulan hari ini adanya di rumah, ya kita temui di rumah," tandas Abhan.
Baca Juga: Besok, SBY Umumkan Hasil Rapat soal Capres dan Cawapres
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call