Suara.com - Polisi resmi menetapkan SD, salah satu petinggi PT. Arum Investment Indonesia, perusahaan yang mengelola Snowbay Waterpark Taman Mini Indonesia Indah sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika.
Meski telah ditetapkan tersangka, polisi tak melakukan penahanan terhadap warga negara Korea Selatan itu karena tak menemukan barang bukti narkoba saat melakukan penangkapan terhadap SD pada Senin (10/7/2018) malam. Justru, polisi akan mengajukan permohonan kepada Badan Narkotika Nasional agar SD bisa menjalani rehabilitasi.
"Kalau tersangka ya tersangka tapi kita lakukan assessment nanti hasilnya rehab," kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak di Polda Metro Jaya, Selasa (10/7/2018).
Alasan rehabilitasi itu dilakukan, kata Calvijn karena SD hanya sebagai pengguna narkoba. Hal itu, kata dia terungkap saat polisi mengecek urine tersangka.
"Kemudian kami bawa dan cek urine terhadap tersangka DS dengan hasil urinen-nya positif gunakan metametamin dan ampetamine," kata dia.
Calvijn menyampaikan, polisi telah menyerahkan SD ke BNN Kota Jakarta Selatan untuk melakukan assement terkait proses rehabilitasi SD.
"Sekarang kita lakukan. Hari ini saya serahkan ke BBN K," kata dia
Lebih lanjut, Calvijn menyebutkan kemungkinan SD akan menjalani rehabilitasi secara inap di rumah sakit yang dirujuk pihak BNN.
"Nanti pas assesmentnya nanti saya rasa rawat, rawat inap. Tapi tunggu dari hasil. Biasanya kan mereka manti menunjuk RS pemerintah ya," katanya.
Baca Juga: Pemilik Snowbay Waterpark TMII Dibekuk Polisi karena Narkoba
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Viral Nenek Curi 16 Potong Pakaian di Tanah Abang, Ketahuan Usai Barang Jatuh dari Balik Gamis
-
Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus