Suara.com - Teka - teki kematian Hardy Anggie Prasetyo, soerang penata rias di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan perlahan terkuak. Ternyata lelaki 29 tahun itu tewas karena sakit.
Penemuan mayat Hardy sempat membuat heboh lantaran kematiannya tidak diketahui warga di sekitar Mampang Prapatan. Kapolsek Mampang Kompol Triharijadi mengatakan jasad Hardy ditemukan sudah tak bernyawa, Selasa (17/7/2018) pagi.
Polisi menyimpulkan jika Hardy meninggal dunia karena menderita sakit. Berdasarkan keterangan keluarga, Hardy yang bekerja sebagai penata rias artis itu memang sudah lama menderita sakit.
Namun, Triharijadi tak merinci sakit apa yang diderita laki-laki tersebut.
"Kalau dari keterangan keluarganya dia hanya ngeluh nggak enak badan saja di perutnya," katanya.
Sebelum ditemukan tewas, Hardy sempat meminta agar keluarganya membawanya ke rumah sakit.
"(Sempat mau) dianter pagi-pagi terus kondisinya enggak sadar, kita cek udah meninggal," katanya.
Berita Terkait
-
Geger Penemuan Mayat Lelaki Penata Rias di Indekos Mampang
-
Cinta Mati, Sukardin Nikahi Mayat Pacar yang Tewas Mengenaskan
-
Dikira Boneka, Mayat Bayi Perempuan Tergeletak di Tepi Pantai
-
Agus Ditemukan Tak Bernyawa dan Hanya Mengenakan Kolor Merah
-
Jasad Ipda Nusi Ditemukan 300 Meter dari Sungai Mamberamo
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!