Suara.com - Gempa berkekuatan 5.5 skala richter (SR) di Kota Padang membuat sejumlah pengunjung Transmart Kota Padang panik dan berhamburan keluar gedung.
"Gempa terjadi begitu cepat, saya dan anak-anak panik dan berlari menuju keluar ruangan bermain anak di Transmart," ujar Santi, salah seorang pengunjung Transmart di Padang, Sabtu, (21/7/2018).
Kata Santi, ia bersama keluarga sengaja datang ke Kota Padang untuk mengajak anak-anak berlibur.
"Tadi saya takut sekali apalagi anak-anak tidak berada di dekat saya," ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ni Dar, salah seorang warga Nanggalo Kota Padang, ia sempat berlari menjauhi bangunan tinggi yang berada di komplek Pasar Raya untuk menyelamatkan diri jika sewaktu-waktu bangunan roboh.
"Sehari ini sudah dua kali terasa gempa, mudah-mudahan tidak terjadi lagi," harapnya.
Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, gempa terjadi pada pukul 14.58 WIB berlokasi di Mentawai tepatnya 0,97 lintang selatan, 100,70 bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
Pusat gempa berlokasi di 9 kilometer tenggara Padang, 19 kilometer tenggara Kabupaten Solok, 33 kilometer barat daya Kota Solok, 33 kilometer tenggara Pariaman.
Berita ini juga dimuat di Covesia.com jaringan Suara.com dengan judul https://covesia.com/news/baca/57018/kepanikan-pengunjung-transmart-padang-saat-digoyang-gempa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI