Suara.com - Sebanyak 1.011 personel Polri dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan pilkada Paniai, tanggal 25 Juli mendatang. Pemilihan digelar di 266 TPS yang tersebar di 23 distrik.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Kamal di Jayapura, Selasa (24/7/2018) mengatakan, saat ini anggota Polri sudah bersiaga di Enarotali, ibukota Kabupaten Paniai untuk mengamankan pelaksanaan pilkada.
"Banyaknya personel yang dikerahkan bertujuan agar pilkada dapat dilaksanakan tanpa adanya gangguan keamanan," kata Kombes Kamal.
Selain menerjunkan ribuan personel, Polda Papua juga menugaskan lima pejabat utama ke Enarotali.
Kelima pejabat utama itu ditugaskan untuk memantau pelaksanaan pengamanan selama pelaksanaan pilkada berlangsung di Kabupaten Paniai.
Sementara itu, Kapolres Paniai AKBP Supriagung mengatakan, personil Polri masih dikerahkan mengamankan kantor KPU Paniai di Enarotali dari aksi demo para pendukung pasangan calon yang tidak ikut pilkada.
Polisi tidak akan memberikan peluang atau ijin kepada warga agar mereka mendirikan tenda di sekitar kantor KPU Paniai.
"Situasi Paniai menjelang pelaksanaan pilkada kondusif," kata AKBP Supriagung.
Pilkada Paniai diikuti dua pasangan calon bupati/wakil bupati yakni Meki Nawipa-Oktopianus Gobay dan Hengki Kayame-Yeheskiel Yeneuye dengan jumlah pemilih sebanyak 100.843 orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara