Suara.com - Teka-teki wapres yang akan mendapingi Joko Widodo di Pilpres 2019 masih jadi pertanyaan, namun pada periode bersamaan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan melemparkan pujian kepada Muhammad Jusuf Kalla.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya menempatkan Wakil Presiden Indonesia sekaligus politikus senior Partai Golkar itu sebagai tokoh nasional.
"Kami menaruh hormat kepadanya. Pengalamannya sangat luas, kemampuannya membangun dialog sangat bagus, dan ketokohannya sebagai jembatan perdamaian bagi terciptanya persatuan dan kesatuan nasional sangat diakui di dunia internasional,” kata Hasto berdasarkan keterangan tertulisnya, Selasa (24/7/2018).
Hasto menuturkan, pihaknya menempatkan JK sebagai tokoh penting untuk memberikan masukan mengenai sosok yang akan mendampingi Jokowi kelak.
"Kami meyakini Pak Jokowi dan Ibu Megawati Soekarnoputri yang intens berkomunikasi dengan Pak JK akan menempatkan Pak JK sebagai tokoh penting untuk memberikan masukan (soal cawapres)," jelasnya.
Berita Terkait
-
Partai Hanura: Megawati Tak Pernah Larang Demokrat Masuk Koalisi
-
Cerita Proses Penentuan Cawapres untuk Jokowi di Istana Bogor
-
Keluar dari Demokrat, PDIP Sebut TGB Jadi Juru Kampanye Jokowi
-
Bawaslu Laporkan Pelanggaran Pilkada Serentak ke Jokowi
-
Ketum PAN Jumpa Presiden: Arah Koalisi Ditentukan Injury Time
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Jakarta Diguyur Hujan Ringan Hari Ini, Waspada Kelembapan Udara Meningkat
-
Pemerintah Siapkan Penghapusan Utang untuk UMKM Korban Bencana, Cek Syaratnya!
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam