Suara.com - Politisi Partai Gerindra Andre Rosiade menyebutkan jika Agus Harimurti Yudhoyono masih memiliki potensi besar untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Prabowo Subianto. Sebelumnya Prabowi sudah bertemu dengan ayah AHY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
Selain AHY, Anies Baswedan, Zulkifli Hasan dan Ahmad Heryawan pun berpeluang besar pula. Nama-nama itu akan dipilih dan diputuskan untuk jadi cawapres Prabowo 1 atau 2 pekan ke depan.
“Tapi semua berpeluang dalam pertemuan empat pimpinan partai yang akan diadakan mungkin 1-2 minggu kedepan. Jadi semua punya potensi, termasuk Mas AHY,” ungkap Andre usai di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2018).
Namun ia menjelaskan jika Gerindra tidak membahas pencalonan AHY dalam rapat konsolidasi Internal yang di lakukan Gerindra kemarin.
“Pertemuan Partai Gerindra kemarin dalam rangka konsolidasi internal Prabowo memberikan update informasi terbaru kepada seluruh kader, karena mengundang seluruh ketua DPD seluruh Indonesia. Dan pak Prabowo menghimbau kepada kader untuk tetap solid karena kedepan masalah dan tantangan jauh lebih besar, intinya seperti itu.
Ia menerangkan bahwa 100 juta pemilih Indonesia adalah mewakili generasi milenial. Nama AHY disebut paling cocok untuk menjembatani agar milenial memilih Prabowo di Pilpres 2019 mendatang.
“Tapi saya belum bisa menyampaikan siapa cawapres, karena belum ada keputusan dari mitra koalisi. Karena keputusan sekali lagi berada di Pak Prabowo dan para pimpinan mitra koalisi, entah di Pak Prabowo, mungkin ada Pak SBY, ada Ustad Salim Segaf Al Jufri dengan Pak Sohibul Imam,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Tarif Mulai Rp2.000, Transjabodetabek Cawang-Cikarang Resmi Beroperasi Hari Ini
-
Pramono Anung dan Deklarasi 'Kerja Otak': Saat Gorong-gorong Tak Lagi Jadi Panggung Pemimpin Jakarta
-
Kemenag Usulkan 630 Ribu Guru Madrasah Swasta Jadi P3K, Skema Afirmasi Disiapkan
-
Membaca Radar Hashim: Siapa Pejabat di Kabinet yang Terancam Dicopot?
-
Kejagung Sinyalir 26 Perusahaan Terlibat Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Capai Rp14 Triliun
-
Korban Bencana Sumatra Dapat Kompensasi hingga Rp 60 Juta Lebih, Ini Rinciannya
-
Kemensos Mulai Salurkan Santunan Korban Banjir Sumatra ke Ahli Waris, Segini Nominalnya
-
Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
-
Tercemar Pestisida, Kapolres Tangerang Kota Larang Warga Konsumsi Ikan Mati di Sungai Cisadane
-
2 Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Diserang OTK di Papua, Polisi Buru Pelaku