Suara.com - G (45), mantan pegawai Zeus Karaoke Semarang, Jawa tengah, berani mengungkapkan praktik prostitusi terselubung yang terjadi di tempat hiburan malam di Jalan Sultan Agung tersebut.
Praktik asusila itu diungkapkan G seusai melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/7/2018), atas dugaan pengancaman yang dilakukan pemilik karaoke itu terhadap pelapor.
Menurut dia, praktik prostitusi di tempat karaoke tersebut terorganisasi secara rapi.
"Modusnya, pelanggan tempat karaoke bisa membooking wanita pemandu lagu yang bekerja di tempat karaoke itu," katanya seperti diberitakan Antara.
Adapun besaran tarif untuk kencan dengan wanita pemandu lagu ini mencapai Rp 1,4 juta. "Tarif ini masuk dalam tagihan yang harus dibayarkan oleh pelanggan," katanya.
Selain itu, kata dia, kencan sendiri harus dilakukan oleh pelanggan di hotel yang masih satu kompleks dengan tempat karaoke ini.
Ia menyebut, ada belasan wanita pemandu lagu di tempat karaoke ini yang bisa disewa jasanya untuk berkencan.
"Pembagian bayarannya, 'nona-nona' ini nanti mendapat bagian Rp 1 juta, sisanya untuk administrasi manajemen," katanya.
Menurut dia, kasus dugaan prostitusi ini juga sudah mulai diselidiki oleh kepolisian. Perempuan yang belum lama dipecat dari Zeus Karaoke ini juga mengungkapkan, polisi telah menggeledah tempat karaoke tersebut.
Baca Juga: Tekan Radikalisme di Ibu Kota, Polisi Minta Publik Lakukan Ini
Sementara berkaitan laporan ke polisi, dia mengadukan pemilik Zeus Karaoke yang telah melakukan pengancaman terhadap dirinya.
Ia menjelaskan ancaman itu berkaitan kesaksiannya ke polisi tentang penyelidikan kasus prostitusi di Zeus.
"Saya diancam agar memberikan keterangan sesuai yang mereka perintahkan," katanya.
Warga Semarang ini sendiri sudah mengubah keterangan dalam berita acara pemeriksaan saat diperiksa oleh penyidik.
Kasubbag Humas Polrestabes Semarang Komisaris Baihaqi membenarkan adanya laporan oleh mantan pegawai Zeus Karaoke.
Ia menyebut, perkara tersebut saat ini sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Semarang.
Berita Terkait
-
Kapitra Ampera Kecam Gus Nuril yang Larang Khotbah Ustaz Somad
-
Larang Ustaz Somad Khotbah di Semarang, PGN: Dia Jual Kita Beli
-
Dianggap HTI, Ustaz Somad Dilarang Khotbah di Semarang
-
Hotel di Semarang Tawarkan Nuansa Berenang di Atas Awan
-
Pengunjung Bandara Ahmad Yani Berebutan Bonceng 'Jokowi Ngontel'
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi